TROTOAR.ID, MAKASSAR — Fraksi Partai Nasdem saat ini masih bertahan dengan usulannya untuk Ambang Batas Parlemen sebesar 7 perseen.
Hal tersebut disampaikan anggota Fraksi Partai Nasdem DPR RI Rusdi Masse menyebutkan Partai Nasdem masih akan mempertahankan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dari 4 menjadi 7 persen
Meski saat ini pembahasan tersebut masih tarik ulur, namun Fraksi Nasdem masih bertahan pada usulan 7 persen dan saat ini Nasdem juga tengah melakukan lobi politik untuk meloloskan ambang batas parlemen yang akan diterapkan dalam UU Pemilu
Baca Juga :
“Kalau kami di Nasdem masih tetap bertahan di angka 7 persen, kalau pun ada negosiasi ya mentok di 6 persen ,” Kata Rusdi Masse
DIa menyebutkan ambang batas tersebut nantinya juga ada kemungkinan akan berlaku secara nasional baik di tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota..
Hingga dia menyebutkan ada beberapa fraksi di DPR telah mendukung pemberlakuan PT tersebut berlaku secara nasional, namun saat ini lobi politik masih dilakukan nasdem untuk meloloskan syarat PT tersebut dalam UU pemilu
“Ini belum final kita masih melakukan lobi-lobi politik untuk syarat Ambang Batas Parlemen. walaupun nantinya ada penurunan paling di angka 6 persen,” jelasnya
Diketahui usulan partai Nasdem menaikan ambang batas parlemen, didasari untuk penyederhanaan partai politik di Indonesia.
Menyikapi usulan Partai Nasdem tersebut Ketua Umum Partai Bulan Bintang ( PBB) Yusril Ihza Mahendra partai NAsdem berupaya untuk melakukan penyederhanaan partai politik di Indonesia melalui melalui kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dari 4 menjadi 7
Yusril menyebutkan ambang batas 7 persen yang diusulkan nasdem masih terbilang kecil , maka masih ada sekitar 14 partai dikatakan masih akan dapat ikut serta dalam pemilu 2024 mendatang.
“7 Persen itu masih kecil, bagi saya harusnya 33 persen aja jangan tanggung-tanggung. Jadi sekali pemilu partai tinggal 2 atau maksimal 3 partai saja,” ujar Yusril saat dikutip Kompas.com (***)




Komentar