Dikawal 50 Pengacara, Putri Jusuf Kalla Polisikan Dua Orang Sekaligus, Ini Masalahnya

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 04 Desember 2020 20:37

Muswira Jusuf Kalla, Putri Jusuf Kalla. FOTO: Tribun.
Muswira Jusuf Kalla, Putri Jusuf Kalla. FOTO: Tribun.

TROTOAR.ID, Makassar – Mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dan pengamat politik Rudi S Kamri, dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Putri Jusuf Kalla, Muswira Jusuf Kalla, pada Rabu kemarin.

Laporan tersebut terkait dengan dugaan penyebaran berita bohong yang dilakukan di akun sosial media Ferdinand dan Rudi.

Laporan putri ketiga wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) itu terdaftar dengan nomor ST/407/12/2020/Bareskrim.

“Saya di sini atas nama saya sebagai anaknya Pak Jusuf Kalla melaporkan Ferdinand Hutahean dan Rudi S Kamri atas tulisan-tulisan yang mereka buat. Tulisan tersebut menganggu martabat kami, saya dan keluarga,” kata Muswira di Bareskrim Polri, Jakarta.

Menurut Muswira, tulisan yang dimaksudkan yakni cuitan yang diunggah kedua terlapor di sosial media Twitter.

Muswira menilai bahwa unggahan itu mengandung fitnah dan telah mengganggu nama baik keluarganya. Pelaporan ini juga telah diketahui oleh sang ayah Jusuf Kalla.

“Oh iya, tahu bapak (JK). Jadi sebagai warga negara Indonesia, saya berhak melaporkan hal-hal yang menganggu hak asasi saya dan keluarga,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, ia membawa sejumlah barang bukti yang diserahkan kepada penyidik Polri.

“Ada beberapa sudah saya masukan, ada beberapa Twitter, Youtube, dan Facebook atas fitnah-fitnah yang mereka tulis,” tukasnya.

Sementara itu, Kuasa hukum Muswira Jusuf Kalla, Muhammad Ikhsan menerangkan, kasus yang dilaporkan kliennya berkaitan dengan dugaan pelanggaran UU ITE.

“Ini terkait dengan ITE. bukti-bukti yang kita sampaikan terkait fitnah, penghasutan, berita bohong, dan segala macam. Nanti polisi yang akan menentukan hasil dari laporan kami,” jelasnya.

Ia melanjutkan bahwa laporan yang dipersoalkan berkaitan dengan unggahan Ferdinand Hutahean terkait koper uang yang diberikan mengenai kepulangan Habib Rizieq Shihab. Namun, ia tidak menyebutkan spesifik cuitan mana yang dipersoalkan.

“Persoalan fakta membawa keluar uang dan itu tidak pernah dilakukan bapak sama sekali. Kami tidak terkait persoalan HRS,” tandasnya.

Dalam pelaporan ini, Muswira didamping oleh kuasa hukum sebanyak 50 orang. Mereka juga meminta kepolisian RI professional untuk mengusut kasus tersebut.

Diketahui, salah satu cuitan Ferdinand yang diduga persoalan yaitu mengenai tudingan Jusuf Kalla sebagai dalang yang membantu kepulangan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

Dalam cuitan itu, Ferdinand menyamarkan nama tokoh dengan nama Caplin, Presiden, dan Si Asu Pemilik Bus Edan. Tiga istilah itu kemudian dikaitkan dengan Jusuf Kalla dan Anies Baswedan.

“Hebat jg si Caplin, bawa duit sekoper ke Arab, bayar ini itu beres semua. Agenda politik 2022 menuju 2024 sdh dipanasi lebih awal,” cuit Ferdinand.

Sementara itu, pengamat Rudi S Kamri juga dipersoalkan terkait tulisan yang berjudul ‘Sang Bandar Chaplin Pun Akhirnya Keluar Sarangnya Karena Kepanasan’.

(Source: Naviri)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah11 Mei 2026 22:33
Wisuda 638 Santri, Sidrap Pertegas Arah Jadi Lumbung Generasi Qurani
SIDRAP, TROTOAR.ID — Komitmen membangun generasi religius kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang melalui wisuda 638 santri Taman ...
Parlemen11 Mei 2026 21:33
Sorotan Dapur MBG di Sulsel, Legislator Gerindra Desak Standarisasi Ketat dan Evaluasi Menyeluruh
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Andi Nirawati, melontarkan kritik tajam terhadap pengelol...
Metro11 Mei 2026 21:29
Bupati Andi Utta Pesan Jemaah Haji Bulukumba Saling Menolong dan Jaga Kebersamaan
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, secara resmi melepas keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Bulukumba di Aula ...
Metro11 Mei 2026 21:25
Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Dilanjutkan Tanpa Ulang Proses
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar akan segera memasuki ta...