Kerjasama UIN Alauddin, JEA Lepas 14 Peserta Magang ke Jepang

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 05 Desember 2020 20:06

14 alumni Prodi Keperawatan dan Kebidanan dari berbagai kampus akan diberangkatkan untuk bekerja di Jepang. Mereka adalah peserta program Care Worker kerjasama Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan Japan Education Academy (JEA). FOTO: Ismi.
14 alumni Prodi Keperawatan dan Kebidanan dari berbagai kampus akan diberangkatkan untuk bekerja di Jepang. Mereka adalah peserta program Care Worker kerjasama Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan Japan Education Academy (JEA). FOTO: Ismi.

TROTOAR.ID, Makassar – Sebanyak 14 alumni Prodi Keperawatan dan Kebidanan dari berbagai kampus akan diberangkatkan untuk bekerja di Jepang. Mereka adalah peserta program Care Worker kerjasama Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dan Japan Education Academy (JEA).

Pelepasan tersebut dilakukan oleh Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, berlangsung di Ruang Rektor, Jumat, (4/12/2020).

Dalam sambutannya, Prof Hamdan menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah mengikuti program dan akan segera diberangkatkan ke Jepang, baginya hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas SDM generasi muda Indonesia semakin baik.

Selama ini, sambung Prof Hamdan, pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri identik dengan pekerja yang tidak terdidik, bergajii murah dan yang menyedihkan tidak sedikit yang kerap menjadi korban perilaku tidak manusiawi.  

“Program ini bisa menjadi pencetus aliran deras pengiriman Tenaga Kerja Terdidik (TKT) Indonesia, karena yang mengikuti  program ini adalah para Sarjana, sudah memiliki kemampuan standar dalam bidangnya dan telah lulus kemampuan dasar Bahasa Jepang sebelum berangkat dengan hasil tes terstandarisasi” imbuh Rektor yang juga penulis buku Melawan Takdir tersebut.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Timur JEA, Syarifuddin Tancyo mengungkapkan, sebelumnya sudah ada 8 orang yang lebih dahulu berangkat. Termasuk juga alumni dari UINAM. Selanjutnya Ada 14 peserta yang siap berangkat ke Jepang mulai Minggu, (6/12/2020).

“Di UIN jadi tempat pembelajarannya di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN. Di sinilah mereka diberi materi dan sebagainya,” jelas Syarif, sapaannya.

Program ini, kata dia, sebelumnya hanya menerima alumni keperawatan, kebidanan, dan kesehatan masyarakat. Namun, sekarang sudah dibuka lebih luas kepada seluruh alumni kesehatan.

“Jadi di Makassar sudah ada. Tidak perlu lagi ke Jawa. Mulai dari pembelajaran, wawancara, sampai pemberangkatan semua di Makassar,” ungkapnya.

Untuk ikut dalam program ini pun cukup murah. Hanya perlu membayar Rp 3 juta. Itu sudah termasuk biaya pendidikan selama enam bulan. Sudah termasuk buku dan biaya tes yang ditanggung tiga kali. (Al/Hms)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...