TROTOAR.ID, MAKASSAR — Permintaan Uang pendaftaran atau “Uang Muka” Untuk calon ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) masih sebatas Wacana dan belum di Final Jam sebagai syarat pencalonan
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Steering Committee (SC) Kongres HMI ke 31 Edy, dia mengatakan jika syarat tersebut masih menjadi bahan diskusi diinternal SC
“Itu belum Final, sebab syarat tersebut masih dalam pembahasan apakah akan menjadi syarat utama atau tidak, ” Kata Edy
Baca Juga :
Dia juga tidak membantah jika wacana tersebut kini menjadi perbincangan sejumlah kader HMI termasuk kalangan para senior.
“Memang hal itu menjadi bahan diskusi kader di sejumlah cabang, yang jelas syarat tersebut belum final dan masih jadi bahan perdebatan diinternal SC, ” Jelasnya
Sebelumnya Mantan Ketua Badko HMI Sulselbatra Muhammad BlNatsir menyebutkan, Budaya bayar membayar bagi calon ketua um bukan budaya HMI
“Pembayaran fee kandidat bukan budaya HMI. Jika mau kader atau calon mau sumbang pelaksanaan acara bisa saja tapi jika diwajibkan subtansinya untuk apa?, ” Tegas Muhammad Natsir
Pengurus KAHMI Preneur ini juga mengajak Penutup Kongres dan SC untuk merubah paradigma kongres di tengah-tengah pandemi, termasuk dengan melakukan kongres secara daring atau virtual
Mengingat angka pandemi virus corona saat knj cukup tinggi sehingga demi mendukung upaya pemerintah Kongres HMI ke 31 sebaiknya digelar dengan proses virtual
“Kalau Adik-adik mau kongresnya digelar dengan cara virtual makan KAHMI Preneur akan mendukung langkah tersebut dan akan mempersiapkan kebutuhan IT uang akan di gunakan nantinya, ” Tambahnya



Komentar