16,7 Juta Penerima Bansos Tak Memiliki NIK, 234 Ribu Telah Meninggal, KPK Minta Mensos Hapus

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 11 Januari 2021 18:22

Ribuan karung sembako. FOTO: Istimewa.
Ribuan karung sembako. FOTO: Istimewa.

TROTOAR.ID, Jakarta – Dari hasil KPK menyebut masalah penyaluran bansos masih terkait data warga penerima di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dan mengungkap penyebab tidak tepat sasarannya Bansos selama ini.

“Kurang lebih isinya (rekomendasi ke Kemensos) masih sama itu, tentang ketidakakuratan DTKS dan kualitas data di dalamnya,” ujar Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, dalam konferensi pers bersama Mensos Tri Rismaharini alias Risma di Gedung Merah Putih, Jakarta,, Senin (11/1).

Baca Juga  Gegara Mic,Seorang Oknum Yang di Duga Bupati Asal Papua Mengamuk di Cafe

Dari kajian KPK, sebanyak 16,7 juta dari 97 warga di DTKS Kemensos ternyata tak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). 

Padahal, NIK merupakan instrumen untuk memastikan agar warga yang terdata benar-benar ada dan pemberian bansos tepat sasaran, sehingga KPK meminta Mensos untuk menghapus DTKS yang tak memiliki NIK

“Jadi Bu Risma kira-kira punya DTKS 97 juta. Sebenarnya 16,7 juta ini kami nggak yakin orangnya ada atau enggak karena nggak ada NIK,” kata Pahala.

Baca Juga  Polda Sulsel Rilis Tersangka Pembunuhan di Panti Jompo

“Kami dari dulu sudah bilang ini dihapus saja Bu yang 16,7 juta ini. Diganti dengan yang ada di Dukcapil (Kemendagri),” kata Pahala.

Menurut Pahala, data warga yang dihapus di DTKS bisa diganti atau dicocokkan dengan data lain yang berasal dari Dukcapil Kemendagri.

Baca Juga  Rizal Ramli Sebut UNJ Sangat Patut Berbangga dengan Ubedilah Badrun

Pahala menambahkan, kajian KPK juga menemukan sebanyak 1,06 juta warga di DTKS memiliki NIK ganda.

“Dan kami lihat juga 234 ribu orang sudah meninggal,” kata Pahala.

Pahala menambahkan, tak akuratnya DTKS tersebut seharusnya Kemensos segera melakukan pembenahan berkoordinasi dengan Kemendagri, karena jika tidak dibenahi maka penyaluran bansos tidak akan pernah bisa tepat sasaran. (**)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro29 Oktober 2026 16:27
Jalan Samping Tol Sutami Rusak Parah, Gubernur Sulsel: Balai Jalan Segera Kerjakan Perbaikan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir. Sutami, Makassar, kembali menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Aspal dan b...
Politik29 Oktober 2026 15:36
Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung ...
Metro29 Oktober 2026 15:23
Appi Benahi Sampah Makassar dari Hulu ke Hilir, TPA Ditata hingga Bank Sampah Didorong Jadi Sumber Ekonomi
MAKASSAR, Trotoar.id — Persoalan sampah di Kota Makassar tak cukup diselesaikan dengan mengangkut tumpukan sampah dari jalanan dan permukiman. Tanpa...
Metro29 Oktober 2026 13:13
Respons Aspirasi Warga, Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku, U-Ditch Segera Dipasang
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan membenahi infrast...