TROTOAR.ID – Kandidat Danny Pomanto merupakan pemenang Pemilihan Wali Kota Makassar, yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar pada Sabtu, 22 Januari 2021, tadi.
Danny-Fatma yang akrab disapa ADAMA’ ini erencana akan menata ulang tubuh Pemerintahan di Makassar.
Ia akan membentuk sebuah tim transisi untuk menilai birokrat, terutama terkait kinerja Pemkot Makassar.
Baca Juga :
“Tim ini akan menilai satu per satu kondisi tubuh pemerintahan, siapa tahu ada birokrat tidak sehat,” kata Danny di Claro Makassar, Sabtu (23/1/2021).
Sebelum itu, Danny meminta masyarakat bersabar, karena dirinya belum dilantik. Pelantikan tersebut akan digelar pada Februari mendatang.
“Sesegera mungkin tim transisi akan bekerja. Dilantik Mo rong,” kata DP akronim Danny Pomanto itu.
Di samping itu, Pasangan ADAMA’ ini tidak memiliki program khusus 100. Tetapi memfokuskan pada penataan ulang di pemerintahan, “Tidak ada program khusus, karena semua penting. Tapi kalau 100 hari itu membersihkan pemerintah kota,” ucapnya.
“Kalau program kita akan lihat konteksnya. Apa yang urgent saat itu. Kalau masih Covid-19, maka kita akan perkuat hingga membuat Covid-19 menghilang di Makassar,” jelasnya.
Menurut Danny banyak hal yang harus disusun ulang di struktur organisasi lingkup Pemkot Makassar. Misalnya, kata dia, program yang selama ini tidak pro rakyat, “Kita akan audit. Banyak dugaan penyalahgunaan kewenangan dan anggaran,” sebutnya.



Komentar