TROTOAR.ID – Menjelang pelantikan pasangan Wali Kota dan Wakill Wali Kota terpilih di Kota Makassar, Danny-Fatma. Kembali ditanggapi oleh Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo.
Sementara ini dokumen hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar sedang berproses di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk kemudian ditindaklanjuti ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Setelah itu, barulah kemudian Kemendagri bisa mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pelantikan.
Baca Juga :
Rudianto Lallo berasumsi, jika Gubernur Sulsel tidak meneruskan ke Mendagri maka bisa saja warga Makassar marah karena pelantikan bakal tertunda.
Menurutnya, tidak ada alasan Gubernur Sulsel menunda-munda pelantikan. Pasalnya Pilwalkot Makassar tidak ada sengketa pilkada. Mengingat, Makassar sudah terlalu lama dipimpin Pj Wali Kota.
“Makassar sudah merindukan pemimpin yang dipilih rakyatnya, karena itu berbeda antara Wali Kota yang dipilih oleh rakyat dengan yang ditunjuk,” kata Politisi Partai Nasdem ini, Senin (8/2).
Ia menegaskan bahwa apa yang ia sampaikan ke publik adalah suara rakyat. Jika pelantikan ditunda-tunda, warga Makassar bisa saja marah dan mengepung kantor Gubernur, kata Rudianto Lallo.
Ia menambahkan, seandainya ada pelantikan di tahap pertama maka Makassar di tahap itu Wali Kota dan Wali Kota dilantik.
“Harusnya Gubernur mendorong agar Makassar ini segera dilantik karena sudah lama kekosongan, kalau kemudian Gubernur berlama-lama malah dia yang memainkan peran menunda-nunda, saya takutnya rakyat Makassar marah sama Gubernur.
Padahal, kata dia, semua kontestan pilwali sudah mengucapkan selamat kepada Wali Kota terpilih di hari itu juga setelah pemilihan.
“Kalau kemudian Pak Gubernur lewat ucapan-ucapannya terkesan molor lah,n anti rakyat Makassar bertanya ada apa dengan Gubernur. Nanti rakyat Makassar marah lho sama Gubernur, ya kan? kok nda mau melantik pemimpin terpilih. Sebagai ketua DPR saya harus ingatkan Gubernur,” kata politisi ini.
Sedangkan ia sendiri memastikan bahwasanya Kemendagri mempercepat pelantikan Wali Kota Makassar, “Saya pastikan itu. Kecuali Gubernur tidak mengirim surat ke Kemendagri,” tegas dia di hadapan trotoar.id.
Sebelumnya, dari hasil paripurna DPRD Kota Makassar. Rudianto Lallo telah mengirim ke Gubernur Sulsel.
Ia berharap agar proses pelantikan ini tidak ditunda-tunda. “Kami ka percaya sama gubernur. Gubernur kan professor, harusnya berdasarkan aturan dan tidak ada niat menunda-nunda,” tuturnya.



Komentar