Prostitusi Online di Vida View Makassar Terbongkar, 3 Orang Ditangkap, Polisi Terus Mendalami

Suriadi
Suriadi

Minggu, 21 Februari 2021 18:30

Saat polisi melakukan olah TKP di Apartemen Vida View.
Saat polisi melakukan olah TKP di Apartemen Vida View.

TROTOAR.id – Dugaan tindak kejahatan prostitusi online di apartemen Vida View, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, terungkap.

Pengungkapan ini berawal dari adanya perkelahian yang terjadi di apartemen tersebut.

Pada Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 17.00 WITA, Reskrim Polsek Panakkukang mendatangi apartemen Vida View. 

Dimana pada saat itu, didapatkan informasi bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan.

Kedatangan anggota Polsek Panakkukang tersebut dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman.

Setiba di TKP, polisi langsung dilakukan olah TKP dan interogasi awal terhadap korban serta saksi-saksi di lokasi.

Dimana hasil pemeriksaan diketahui bahwa telah terjadi dugaan tindak pidana prostitusi online dengan menggunakan aplikasi via Mi Chat.

Tak hanya itu, aparat kepolisian juga menemukan alat kontrasepsi berupa kondom yang diduga digunakan untuk melayani para tamu yang

“Diduga ada praktik tindak pidana prostitusi online dengan menggunakan aplikasi hp serta ditemukannya alat-alat kontrasepsi,” tambahnya.

Saat mendatangi TKP petugas juga mengamankan beberapa orang untuk mendalami persoalan tersebut. 

Adapun identitas yang diamankan diantaranya dua orang perempuan yakni berinisial IC berusia 18 tahun dan NN berusia 19 tahun. Serta seorang lelaki berinisial YD berusia 19 yang merupakan teman IC dan NN, juga ikut diamankan.

“Korban yang diamankan (NN) sementara pelaku dugaan penganiayaan RZ yang merupakan mantan dari NN,” kata Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim

Hingga saat ini, polisi sementara melakukan pemeriksaan mendalam terhadap para saksi.

Di hadapan kepolisian, NN dan IC mengaku sudah beberapa bulan melakukan prostitusi online di salah satu kamar apartemen Vida View dengan cara menyewa per hari sebesar Rp500 ribu. 

“Tarif sekali kencan mereka sebesar Rp500 ribu – Rp1 juta,” tambah Bripk Ahmad Halim.

Penulis : Alam/Lt

 Komentar

Berita Terbaru
News13 Mei 2026 21:58
DPRD Desak Pemprov Sulsel Akomodasi Pokir Secara Nyata dalam Program Pembangunan
MAKASSAR, Trotoar.id — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperkuat akomodasi dan sinkronisasi poko...
Metro13 Mei 2026 20:39
Bupati Sidrap “Jual” Program IP300 ke Bappenas, Targetkan Jadi Lumbung Beras Nasional
JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan program strategis peningkatan produktivitas pertanian IP300 d...
Daerah13 Mei 2026 19:50
Rumah Gizi Melati Jadi Garda Depan Lawan Stunting
SIDRAP, TROTOAR.ID — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang terus diperkuat melalui pendekatan berbasis komunitas. Salah...
Parlemen13 Mei 2026 19:35
DPRD Soroti Penyaluran Bantuan Kesra, Minta Pemprov Sulsel Perkuat Transparansi dan Keadilan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti mekanisme penyaluran bantuan yang dikelola Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang di...