Target Raih Penghargaan Bakti Tani, Ini Yang Dilakukan Pemda Lutra

Suriadi
Suriadi

Selasa, 23 Februari 2021 23:55

Target Raih Penghargaan Bakti Tani, Ini Yang Dilakukan Pemda Lutra

TROTOAR.ID, LUWU UTARA — Melihat periodisasi pelaksanaan ajang Penghargaan Abdiini bakti Tani dari Kementerian Pertanian yang dilaksanakan dua tahun sekali di tahun ganjil, maka ajang penghargaan bagi Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) terbaik di Indonesia akan kembali dihelat tahun ini.

Meski belum ada informasi terkait hal ini Pemerintah Kabupaten Luwu Utara melalui Bagian Organisasi Sekretariat Daerah sebagai Pembina Pelayanan Publik sudah mulai mengambil ancang-ancang untuk memulai persiapan perbaikan pelayanan publik di beberapa calon UKPP yang akan didorong dalam ajang tersebut.

Salah satu yang dilakukan adalah menggelar Rapat Teknis Persiapan Perbaikan Pelayanan Publik yang dipimpin Plh. Bupati Luwu Utara, Armiadi, Selasa (23/2/2021), di Warkop Indah Kantor Bupati.

Rapat dipandu Kabag Organisasi Muhammad Hadi dan dihadiri tiga Perangkat Daerah (PD) yang memiliki UKPP, masing-masing Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan).

Menariknya, Kadis Ketahanan Pangan hadir langsung mengikuti rapat yang diharapkan untuk menguatkan komitmen bersama meraih hasil terbaik di ajang ini.

Plh. Bupati Luwu Utara, Armiadi, berharap agar pelaksanaan penilaian Abdibakti Tani betul-betul dapat diikuti dengan persiapan yang lebih matang. Mengingat ajang ini bukan hal baru bagi Luwu Utara.

Sekadar diketahui, Luwu Utara telah mengikuti ajang ini sebanyak tiga kali dengan raihan yang tidak bisa disebut biasa-biasa saja, karena dari ketiga keikutsertaan tersebut selalu ada oleh-oleh apresiasi yang dibawa pulang, yaitu Piagam Penghargaan.

Dalam ajang ini, ada tiga jenis penghargaan, yaitu piagam, plakat dan piala. Yang disebut terakhir adalah penghargaan tertinggi yang coba akan diraih Luwu Utara.

“Kegiatan ini adalah sifatnya rutin setiap dua tahun sekali. Tentu kita tidak ingin sekadar ikut, tapi bagaimana kita ikut dan bisa meraih hasil yang baik dalam ajang ini nantinya,” kata Armiadi.

Keyakinan dia bukan tanpa alasan, mengingat Luwu Utara sudah memiliki pengalaman mengikuti ajang ini di tiga kesempatan, dan semuanya meraih Piagam Penghargaan. Bahkan di kesempatan ketiga, ada dua UKPP yang meraih Piagam Penghargaan dari Menteri Pertanian.

UKPP yang telah meraih Piagam Penghargaan adalah BPP Masamba (2015), BPP Bonebone (2017), BPP Tanalili (2019), dan UKPP Puskeswan (2019).

Untuk itu, Armiadi meminta kepada tiga PD yang memiliki UKPP pelayanan di sektor pertanian agar terus membangun komunikasi dan koordinasi untuk memudahkan segala persiapan menyongsong ajang Penghargaan Abdibakti Tani ke depan.

“Teman-teman di PD harus bisa membantu mengintervensi teman-teman di UKPP, baik dari segi anggaran maupun sarana prasarana lainnya. Untuk itu, bangun komunikasi yang baik, jalin koordinasi dengan semua pihak terkait, dan yang paling penting jaga hubungan silaturahmi antar sesama. Ini bisa kita lakukan jika semuanya kita awali dengan niat yang baik pula,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabag Organisasi, Muhammad Hadi, mengatakan, bahwa rapat yang dilakukan adalah rapat yang sifatnya penting dalam membahas penguatan-penguatan di masing-masing UKPP.

“Rapat ini penting dalam rangka membahas penguatan-penguatan di UKPP, terkait kewajiban UKPP untuk segera membuat standar pelayanan, maklumat pelayanan, dan motto pelayanan, sebagaimana yang diamanatkan Permentan Nomor 13 tentang Pedoman Penilaian dan Pemberian Penghargaan Abdi bakti Tani bagi UKPP Berprestasi di Bidang Pertanian serta Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik,” kata Hadi.

Hal ini, kata dia, perlu segera dilaksanakan monitoring dan evaluasi ke masing-masing UKPP untuk melihat sejauh mana pelayanan publik berjalan dengan baik. “Meski belum ada tahapan dari provinsi, tapi kita tetap harus persiapkan.

Jangan sampai nanti sudah ada tahapan dan permintaan dari provinsi, kemudian kita kasak-kusuk mempersiapkan UKPP mana yang akan kita dorong nantinya dalam Penilaian Abdibakti Tani. Ini harus dihindari,” pungkasnya. (LH)

Penulis : Lh

 Komentar

Berita Terbaru
Ketua Demokrat Makassar: Mereka yang Ingin KLB Otaknya Terpapar Covid-19
Metro03 Maret 2021 03:48
Ketua Demokrat Makassar: Mereka yang Ingin KLB Otaknya Terpapar Covid-19
TROTOAR.id—Ketua DPC Partai Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali (ARA), mengatakan bahwa yang menginginkan Kejadian Luar Biasa (KLB) otaknya sedang dise...
Di Hari Ulang Tahun ke 48, RMS Beri Bantuan Pembangunan Pesantren Hafidz Shiratal Mustaqim Pinrang
Daerah03 Maret 2021 00:46
Di Hari Ulang Tahun ke 48, RMS Beri Bantuan Pembangunan Pesantren Hafidz Shiratal Mustaqim Pinrang
TROTOAR.ID, PINRANG - Ibu - Ibu Kelompok Pengajian RMS di Kabupaten Sidrap menggelar Dzikir dan Doa merayakan hari jadi Ketua DPW NasDem Sulewesi Sela...
2 Terduga Teroris MIT Tewas Ditembak, Polisi: Kita Masih Identifikasi Identitasnya Jangan Sampai Salah
Nasional02 Maret 2021 23:32
2 Terduga Teroris MIT Tewas Ditembak, Polisi: Kita Masih Identifikasi Identitasnya Jangan Sampai Salah
TROTOAR.id—Dua DPO MIT Poso yang tewas yakni, Samir alias Alfin asal Provinsi Banten, dan Irul, warga Kabupaten Poso, yang merupakan anak mantan pim...
Ketum SMSI Paparkan Tentang Teori Publisitas di Era Digital
News02 Maret 2021 21:39
Ketum SMSI Paparkan Tentang Teori Publisitas di Era Digital
TROTOAR.ID, MAKASSAR -- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area, Prodi Ilmu Komunikasi menggelar seminar online bertajuk "Semilo...