TROTOAR.id—Ada sekitar 35 warga Makassar tidak lagi menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun ini, disinyalir gegara Dinas Sosial salah menginput data.Hal ini ditanggapi oleh Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Wahab Tahir.
Total penerima manfaat pada bulan Januari 2021 sebanyak 38.531 orang. Sementara di bulan Februari naik menjadi 39.458 orang.
Lalu pada Maret ini, kata Wahab, harus bertambah menjadi 45.000 penerima tapi pada kenyataanya malah berkurang menjadi 11.025 orang.
Baca Juga :
“Miris dan tragis,” ucap Wahab Tahir.
Ia menjelaskan bahwa pada saat dilakukan validasi data berdasarkan petunjuk Kementerian Sosial (Kemensos), sebagian besar data yang terinput tertolak oleh sistem dan tidak connect dengan data kependudukan.
“Kita meminta kepada Pak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota (Danny-Fatma) untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan pada Dinsos Kota Makassar. Mengambil langkah objektif dan terukur dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan kita kepada rakyat kota Makassar,” ujarnya, Jumat (26/3/2021).
Dewan mendorong Pemkot melakukan semua upaya agar masyarakat penerima manfaat bisa terlayani dengan baik dan membangun komunikasi kepada pemerintah pusat.
“Agar tidak menimbulkan kegaduhan baru,” tuturnya.
Wahab juga menyarankan agar membuka peluang penambahan anggaran refocusing untuk menutupi kekurangan tersebut.
Tentunya, kata dia, dengan mempertimbangakan semua aspek, bisa dengan jalan menambah anggaran Makassar Recover dari 370 miliar lebih ditambah kekurangan jatah subsidi beras penerima manfaat kota makassar sekitar 52 miliar lebih.
“Jadi total 370 + 52 = 422 miliar untuk program Makassar Recover,” tuturnya.




Komentar