Terbongkar! NA Beri Duit 1,5 M Ke AS untuk Menangkan Tomy Satria–Andi Makkasau di Bulukumba

Suriadi
Suriadi

Kamis, 10 Juni 2021 19:33

Gubernur (Nonaktif) Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat itu masih menjabat dan melakukan tinjauan pembangunan jalan Bua-Rantepao bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sulsel, Rudy Djamaluddin dan Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, Minggu (8/3/2020). Dok. Pemprov Sulawesi Selatan
Gubernur (Nonaktif) Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat itu masih menjabat dan melakukan tinjauan pembangunan jalan Bua-Rantepao bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sulsel, Rudy Djamaluddin dan Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, Minggu (8/3/2020). Dok. Pemprov Sulawesi Selatan

MAKASSAR—Dalam sidang dugaan suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Sulawesi Selatan. Nampaknya Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah yang dihadirkan menjadi saksi kepada Terdakwa Agung Sucipto (AS) saling bertolak belakang. Disebutkan juga adaya aliran uang senilai 150 ribu dolar Singapura atau Rp 1,5 miliar.

Uang itu ternyata dipergunakan untuk memenangkan salah satu Calon Bupati Bulukumba Tomy Satria – Andi Makkasau. 

“(Dolar) itu untuk Pilkada karena basisnya Pak Anggung (Agung Sucipto) di sana,” kata Nurdin yang menjadi saksi terhadap Agung Sucipto secara virtual yang digelar di ruangan Harifin Tumpah Pengadilan Negeri Makassar, Kamis, 10 Juni 2021.

Nurdin juga mengaku bahwa dirinya dan Agung Sucipto telah bersepakat untuk memenangkan calon bupati yang didukungnya.

“Kita sudah sepakat mengusung seorang calon di sana. Tiba-tiba Anggung datang bawa uang itu,” ujar Nurdin Abdullah.

Ia mengaku uang itu digunakan untuk membayar saksi, baju partai, dan alat peraga lainnya. Anggung menyampaikan bahwa saat itu mereka mendukung Tommy Satria.

“Beliau (Anggung) udah menyampaikan bahwa kami siap dukung. Jadi uang itu bukan untuk pribadi saya, tapi untuk pilkada Bulukumba,” bebernya.

Ia mengaku tak pernah ada pembahasan secara spesifik soal proyek ketika bertemu dengan Agung Sucipto. Bahkan ketika masih menjabat di Bantaeng, Anggung tidak pernah meminta paket proyek.

“Kalau kami ketemu, kita tidak pernah bahas proyek. Hanya perkembangan Sulsel, politik, karena beliau juga salah satu pengurus partai,” sebutnya. (Al/Ltf)

 Komentar

Berita Terbaru
News21 Juni 2021 23:42
Kunjungi TPI Sumpang, Andi Ina Ingatkan Protokol Kesehatan
Trotoar.id, Barru -- Ketua dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel Andi INa Kartika Sari melakukan meninjau proses rehabilitasi bangunan Tempat P...
News21 Juni 2021 22:54
Lengkap dengan para Widyaiswara, Kepala BPSDM Sulsel Temui Bupati Luwu Utara
Lengkap dengan para Widyaiswara, Kepala BPSDM Sulsel Temui Bupati Luwu Utara...
News21 Juni 2021 22:49
Budi Hastuti Sosialisasikan Perda Tentang Kesehatan
Trotoar.Id, Makassar - Anggota DPRD Kota Makassar, Budi Hastuti menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2009 tentang pelayanan ke...