Dewan Sayangkan Pemangkasan Anggaran Kelurahan dan Kecamatan

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 14 Juli 2021 21:51

Anggota DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat, Rabu (3/2) | trotoar.id
Anggota DPRD Kota Makassar, Nurul Hidayat, Rabu (3/2) | trotoar.id

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Politisi Partai Golkar Nurul Hidayat merespons pemangkasan anggaran kegiatan kelurahan dan kecamatan untuk membiayai program Makassar Recover.

Hal ini terlihat di mana Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar me-refocusing keseluruhan anggaran kelurahan senilai Rp77,7 miliar untuk Makassar Recover, khususnya konsumsi selama 100 hari kerja bagi 15.306 relawan pemkot.

Ditambah lagi pembuatan posko khusus yang disediakan di tiap kelurahan, sebanyak 153.

Anggaran tersebut, diketahui dipangkas dari program fisik kelurahan seperti program paving blok jalan hingga pembangunan drainase kelurahan.

Meski begitu langkah ini dianggap oleh Pemkot Makassar telah sesuai dengan instruksi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 17 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka Mendukung Penanganan Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan dampaknya.

“Semua kebijakan yang diambil oleh pemerintah kota pasti sudah dipikirkan matang-matang, cuman disayangkan kalau alokasi dana untuk kecamatan dan kelurahan harus dipangkas terus,” kata Anggota Komisi B DPRD Makassar ini, Rabu 14 Juli 2021.

Menurutnya tak ada lagi yang bisa dilakukan untuk masyarakat bawah ketika anggaran kelurahan dan kecamatan dipotong, “Karena kecamatan dan kelurahan itu segala aktivitas kebutuhannya itu bersentuhan langsung dengan tingkat kebutuhan masyarakat, infrastruktur yang akan dilaksanakan juga kebanyakan masalah drainase yang menjadi permasalahan terbesar warga masyarakat dampak dari musim hujan banjir, yang diakibatkan minimnya drainase,” jelasnya.

Ia menyarankan agar pemerintah kota sebaiknya merampingkan dinas-dinas, termasuk mengurangi kegiatan sosialisasi yang tidak terlalu mendesak. Apalagi, kata dia, kegiatan kantor selama pandemi tidak berjalan begitu maksimal. 

“Kalau perlu, bagian-bagian di perkantoran yang kurang berfungsi di satukan saja diadakan perampingan sub-sub yang ada di SKPD. Biar anggaran belanja daerah juga bisa irit,” kuncinya.

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen15 Mei 2026 23:34
DPRD Soroti Tambang Ilegal, Minta Pengawasan Galian C di Sulsel Diperketat
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mendorong pemerintah provinsi untuk memperkuat pengawasan dan penertiban aktivitas pertambanga...
Olahraga15 Mei 2026 23:29
Stadion Sudiang Dikebut, Proyek Rp674,9 Miliar Ditarget Rampung 2027
MAKASSAR, Trotoar.id — Progres pembangunan Stadion Sudiang di Kota Makassar terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Jumat (15/5/2026), pro...
Daerah15 Mei 2026 22:04
Stabilkan Harga Telur, Pemkab Sidrap Gandeng PT CPI Kampanyekan Konsumsi
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak cepat merespons anjloknya harga telur di pasaran dalam beberapa pekan ...
Daerah15 Mei 2026 22:02
Sapi Hasil Inseminasi Buatan Peternak Sidrap Diusulkan Jadi Kurban Presiden
SIDRAP, TROTOAR.ID — Sinergi antara teknologi peternakan modern dan ketelatenan peternak di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) membuahkan hasil me...