Arham Basmin: Jangan Ngaku Pemuda Kalau Belum Divaksin

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 27 Juli 2021 19:23

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arham Basmin Mayyatang menyerukan pemuda yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel untuk tidak menjadi bagian penyebar hoax atau informasi menyesatkan di masyarakat terkait vaksin covid -19.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arham Basmin Mayyatang menyerukan pemuda yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel untuk tidak menjadi bagian penyebar hoax atau informasi menyesatkan di masyarakat terkait vaksin covid -19.

Trotoar.id, Makassar – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Provinsi Sulawesi Selatan Andi Muhammad Arham Basmin Mayyatang menyerukan pemuda yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel untuk tidak menjadi bagian penyebar hoax atau informasi menyesatkan di masyarakat terkait vaksin covid -19.

Hal itu diungkapkan Ketua KNPI Sulsel saat menjadi pembicara dalam event Celebes Virtual Business Week 2021 yang digelar di Gedung Function Room Menara Bosowa, Selasa (27/7/2021).

Arham menegaskan generasi muda harus menjado garda terdepan untuk menyukseskan program vaksinasi pemerintah, dengan berinisiatif mendatangi tempat-tempat vaksin yang tersebar di 24 kabupaten kota di Sulawesi Selatan.

“Saya mengajak seluruh rekan-rekan generasi muda di Sulawesi Selatan di 24 kabupaten kota Ayo kita vaksin. Cari tempat-tempat vaksin Covid-19. Jangan cuma satu kali vaksin harus dua kali,” ajak Arham.

Ia juga menyampaikan bahwa jangan mengaku sebagai pemuda hebat jika belum menjalani atau menuntaskan vaksinasi yang saat ini diprogramkan oleh pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Jangan coba-coba mengaku sebagai pemuda jika belum divaksin,” sindirnya.

Tak hanya itu, selain mendukung program pemerintah, pemuda menurut dia juga harus memiliki daya kritis bilamana ada kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat.

“Tapi, Insya Allah dengan menjalankan program vaksinasi, paling tidak kita bisa terkendali dari virus yang membahayakan ini,” urai Putra Bupati Kabupaten Luwu ini saat menjadi narasumber dalam talkshow CVBW 2021 bertajuk ‘Mengubah Frustasi jadi Pretasi Masa Pandemi.

Ia tak menampik pandemi Covid-19 ini yang sudah berlangsung hampir 2 tahun ini berdampak pada banyak sektoral, bahkan beberapa program kerja KNPI sempat terhambat karena adanya pembatasan-pembatasan yang harus dilakukan pemerintah.

“Kami di KNPI Sulsel punya banyak pelatihan-pelatihan soft skill untuk pemuda tetapi belum optimal karena banyak pelatihan yang kami mau gagas terhambat oleh kebijakan pembatasan pemerintah. Banyak pelatihan yang agak sulit kalau lewat virtual,” ungkap Arham.

Namun bukan berarti selama pandemi pemuda menjadi tidak produktif. Arham menjelaskan jika seorang pemuda harus terus mengasa kemampuan yang dimilikinya agar tidak menjadi frustasi di masa pandemi ini.

“Pemuda harus punya segitiga emas. Dia harus punya skill,trust dan networking. Jadi kalau salah satu saja tidak dimiliki oleh pemuda maka dia akan menjadi pemuda yang potensi untuk frustasi di masa pandemi,” jelasnya. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...