Bupati ASA Minta DTKS Diperbaiki

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 04 Agustus 2021 16:00

Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) saat memantau penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Gedung Pertemuan Sinjai pada pekan lalu
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) saat memantau penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di Gedung Pertemuan Sinjai pada pekan lalu

TROTOAR.ID, SINJAI – Bupati Andi Seto Asapa (ASA) meminta sejumlah pihak untuk bersinergi dan fokus guna mempercepat perbaikan data pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Sinjai A Muh Idnan, saat ditemui usai Rapat Evaluasi percepatan perbaikan DTKS di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Selasa (3/08/21).

Menurut Idnan, Bupati ASA mengharapkan kepada Dinas Sosial, Camat dan Pemerintah Desa, pendamping PKH serta TKSK untuk menyelesaikan semua data yang tidak valid (invalid) ini dalam kurung waktu satu minggu kedepan.

“Dari pemutakhiran data yang kami lakukan masih ada sekitar 5600 jiwa data DTKS yang tidak valid. Ini menjadi penekanan bapak Bupati agar segera diperbaiki dalam waktu sepekan karena beliau tidak ingin ada warga yang tidak mendapatkan bansos hanya karena datanya tidak diperbaiki,” ucapnya.

Olehnya itu, pihaknya bersama dengan Pemerintah Kecamatan, desa termasuk Disdukcapil akan melakukan pendataan secara door to door terhadap data yang tidak valid ini agar tetap masuk dalam DTKS sehingga tetap menerima bansos dari pemerintah.

Andi Idnan melanjutkan bahwa pemutakhiran DTKS seyogyanya telah berakhir sejak tanggal 31 Juli 2021, namun berdasarkan arahan dari Bupati ASA, pihaknya meminta waktu ke Kementerian dan mengajukan persuratan resmi untuk dilakukan perbaikan data DTKS secepatnya.

“Mudah-mudahan dengan kolaborasi seluruh stakeholder terkait, pekan depan semua data yang tidak valid sudah kita perbaiki sehingga tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan karena data yang tidak valid dan ini yang menjadi harapan dari pak Bupati,” tuturnya.

Jika perbaikan data ini tidak dilakukan dalam bulan Agustus maka data yang tidak valid ini dihapus oleh Kemensos dan tidak akan menerima lagi bansos yang digulirkan oleh pemerintah selama ini.

Andi Idnan menambahkan dari hasil perbaikan pemutakhiran DTKS yang dilakukan di seluruh kabupaten/kota di Sulsel, Sinjai masuk dalam kategori tiga besar terbaik dalam hal perbaikan DTKS. Hal ini juga tidak lepas dari dukungan seluruh pihak dimana sebelumnya data yang tidak valid di Sinjai berjumlah sekitar 12 ribu kemudian turun menjadi 5 ribu lebih. (Al)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah21 April 2026 19:17
Permudah UMKM, Inovasi “MALOMO” Hadirkan Izin Pangan Cepat dan Gratis di Sidrap
SIDRAP, Trotoar.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menghadirkan terobosan dalam pelayanan publik melalui inovasi bert...
Metro21 April 2026 18:47
Pemprov Sulsel Salurkan Berbagai Bantuan untuk Korban Bencana
MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada korban bencana, baik bencana alam, bencana so...
Daerah21 April 2026 17:14
Teteaji, Polewali, dan Teppo Jadi Lokus Baru Desa Cantik, Sidrap Perkuat Pembangunan Berbasis Data
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat arah pembangunan berbasis ...
Parlemen21 April 2026 16:25
Lantik Haris Abdul Rahman, Rachmatika Dewi: Kami Akan Terus Perjuangkan Hak-Hak Perempuan
MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Tika Dewi, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak perempua...