Politisi PKS Minta Kemendikbudristek Perketat Pengawasan Pembelajaran Tatap Muka

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 04 Agustus 2021 16:14

Politisi PKS Minta Kemendikbudristek Perketat Pengawasan Pembelajaran Tatap Muka

TROTOAR.ID, JAKARTA – Anggota Komisi X DPR RI Mustafa Kamal meminta Kemendikbudristek untuk memperketat pengawasan kepada sekolah-sekolah yang menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), agar memenuhi persyaratan penyelenggaraan sesuai SKB Empat Menteri tentang Pembelajaran Tatap Muka terutama di wilayah PPKM Level 3 dan 4. 

Menurut Mustafa, banyak terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh sekolah di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik pada saat darurat maupun sistem level 4, dimana sekolah diminta untuk tetap melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Baca Juga  Belajar dari Perjalanan 'Pak Budi', Presiden Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berikan Mahasiswa Kemerdekaan

“Saya meminta Kemendikbudristek untuk mengawasi betul-betul pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah sesuai dengan aturan SKB Empat Menteri. Masih banyak sekolah yang belum memenuhi persyaratan penyelenggaraan PTM terutama di wilayah PPKM Level 3 dan 4,” kata Mustafa.

Anggota FPKS DPR RI ini juga meminta Kemendikbudristek mendorong sekolah untuk meningkatkan jumlah vaksinasi tenaga didik dan peserta didik agar sekolah tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Baca Juga  Kamrussamad: " Pidato Jokowi Mimpi Besar"

“Pendidikan memang penting tapi kesehatan perlu diprioritaskan. Jangan sampai sekolah menjadi tempat yang membahayakan kesehatan murid dan tenaga didik,” ujar Mustafa.

Sebelumnya Koalisi Warga untuk Lapor Covid19 melaporkan sepanjang Juli 2021 telah menerima 29 laporan keluhan masyarakat tentang pembelajaran tatap muka. Sebagian besar berasal dari wilayah yang sedang dalam kondisi PPKM level 3 dan 4. Yaitu wilayah Bogor, Jakarta, Bandung, Bekasi, Bali, dan Tangerang.

Baca Juga  Kemensos RI Berikan Bantuan Penguatan Kearifan Lokal ke UKM UIN Alauddin

Sebanyak 17 persen sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka sudah jadi klaster COVID-19. Kemudian 52 persen laporan terkait pelanggaran protokol kesehatan dalam proses sekolah tatap muka. (Al)

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 22:46
Suharmika: Usia 419 Tahun Makassar Harus Jadi Energi Baru Percepat Kemajuan Kota
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-419 tahun, Kota Makassar diharapkan tidak hanya semakin berkembang dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga ...
Parlemen08 November 2026 21:15
HUT ke-419 Makassar, Supraatman: Pembangunan Harus Berdampak, Warga Harus Merasa Aman
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman...
Daerah08 November 2026 20:23
Emas Petanque PORPROV XVIII untuk Sidrap, Nuralisyah Fitri Bakil Ukir Prestas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menambah catatan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selata...
Daerah08 November 2026 17:47
HKN ke-62, Pemkab Barru Perkuat Komitmen Pemerataan Layanan Kesehatan
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya memperkuat kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan ma...