Trotoar.id, Banggai Laut – Sebanyak 1.302 peserta antusias mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, yang dilaksanakan secara virtual pada 13 Agustus 2021 di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.
Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Tema yang diangkat pada hari ini adalah “Bersama Lawan Kabar Bohong”.
Program kali ini dipandu oleh Ginar Ayuningtyas dengan menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Sudirman Samual selaku Pemimpin Redaksi Radar Sulawesi Barat, Irwan Syamsir selaku Penulis dan Akademisi Sastra, Misbah Sabarudin selaku Reporter Tribun Sulawesi Barat, dan Faisal Oddang selaku pegiat literasi. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi diselenggarakan dengan menargetkan 57.550 peserta.
Baca Juga :
Acara dibuka dengan sambutan penuh semangat dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengenai pentingnya literasi digital untuk kemajuan bangsa.
“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” tutur Presiden.
Pemateri pertama adalah Faisal Oddang dengan tema “Kecakapan Digital”. Menurut dia, kabar bohong rentan untuk hinggap di ruang baca kita, bahkan bisa jadi kita sendirilah yang memproduksinya. Maka dari itu, dibutuhkan kecermatan dan sikap kritis saat membaca dan menulis informasi digital.
Selanjutnya, sesi dilanjutkan oleh Misbah Sabaruddin yang membawakan tema “Etika Digital”. Dalam sesinya, Misbah memaparkan beberapa tips untuk mengenali kabar bohong atau hoaks di dunia digital, salah satunya adalah dengan mengenali sumber konten karena saat ini banyak sekali media yang memiliki kredibilitas yang rendah sehingga informasi yang dihasilkan diragukan kebenarannya.
Sudirman Samual, selaku pemateri ketiga, membawakan tema “Budaya Digital”. Ia menghimbau agar masyarakat menghindari menulis mengenai isu yang bersifat sensitif dan tidak diketahui secara jelas, serta memahami bahwa khalayak di media digital adalah heterogen.
Acara diakhiri oleh Irwan Syamsir dengan tema “Bersama Lawan Kabar Bohong”. Irwan menjelaskan menjelaskan bagaimana cara menjadi pengguna internet yang sehat, di antaranya memiliki kesadaran dalam menggunakan internet, mempertimbangkan siapa yang diikuti di media sosial, dan bersikap kritis terhadap segala sesuatu.
Selanjutnya, moderator melanjutkan acara dengan sesi tanya jawab yang ditanggapi secara antusias oleh para peserta. Terdapat hadiah berupa uang elektronik senilai Rp 100.000 yang diberikan oleh panitia terhadap 10 penanya yang beruntung.
Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Salah satu pertanyaan menarik datang dari peserta bernama Rita yang menanyakan bagaimana cara membedakan antara berita bohong dengan mitos yang tersebar di masyarakat. Menurut Sudirman, langkah-langkah yang dapat dilakukan contohnya adalah mencari pembanding dari portal berita lainnya.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.




Komentar