Trotoar.id, Selayar – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 13 Agustus 2021 di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali adalah “Sejahtera Lewat Dunia Digital”.
Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Digital Marketing Enthusiast, Rosmini Hamid; dosen, peneliti, dan penulis, Nurul Fadillah; dosen dan peneliti, Hartono Tasir Irwanto; serta pemengaruh Andi Fatmalia Djabir.
Baca Juga :
Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Praktisi PR Aguslia Hidayah. Kegiatan webinar yang kembali diadakan di Selayar ini dihadiri oleh sebanyak 1.157 peserta. Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.
Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.
“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.
Pemateri pertama adalah Nurul Fadillah yang membawakan tema “Peran Literasi Digital di Dunia Marketplace”. Ia mengatakan, memulai bisnis daring tidak semata butuh modal uang, tetapi juga niat, waktu, dan tenaga.
Terkait banyaknya pilihan lokapasar saat ini, dia menyarankan untuk berjualan di sebanyak mungkin lokapasar dan sesuai kemampuan. “Tujuannya untuk memperluas jangkauan pasar dan bisnis daring kita,” ujarnya.
Berikutnya, Andi Fatmalia Djabir menyampaikan topik “Pengetahuan Dasar dan Aturan Usaha Online”. Dia menjelaskan beberapa etika dalam berbisnis daring di antaranya, jujur, ramah, sopan, dan amanah.
“Sebagai penjual, selalu gunakan kalimat positif saat berkomunikasi dengan konsumen dan jaga emosi saat melayani konsumen. Ingat, pembeli adalah raja. Jadi, kita harus layani dengan baik dan tetap sopan menjawab setiap pertanyaan mereka,” ucapnya.
Sebagai pemateri ketiga, Rosmini Hamid membawakan tema “Sejahtera Lewat Dunia Digital”. Dalam melakukan pemasaran digital, ia menyarankan untuk cermat memilih media sosial agar sesuai dengan jenis produk dan target pasarnya.
“Kalau menyasar konsumen usia produktif 18-35 tahun, paling cocok di Instagram (IG). Pangsa pasarnya 75% dari pengguna internet Indonesia. Ini pasar yang sangat besar,” ungkapnya.
Adapun sebagai pemateri terakhir, Hartono Tasir Irwanto menyampaikan tema “Perlindungan Hak Cipta di Ranah Digital”. Ia mengungkapkan, untuk melindungi hak dari kreator atau pencipta, kini telah hadir birokrasi digital.
Dengan keberadaan birokrasi digital dalam pelayanan publik, transparansi semakin meluas sehingga kejahatan dan pelanggaran bisa dicegah sedari dini. “Selain good governance, penerapan birokrasi digital juga menghadirkan clean governance, seperti meminimalisir pungli dan sebagainya,” tuturnya.
Setelah pemaparan materi semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusiasme dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.
Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.
“Bagaimana menyikapi kritik negatif dan cara membangun loyalitas pelanggan?” tanya Solihin, salah satu peserta kegiatan literasi digital di Selayar. Andi Fatmalia Djabir menyarankan untuk menjalankan strategi penanganan keluhan pelanggan dengan baik sehingga pelanggan akan merasa senang, puas dan loyal kepada kita.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun media sosial @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.




Komentar