JAKARTA – Politis Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera melalui akun Twitternya @MardaniAliSera menyoroti pidato kenegaraan Presiden Jokowi.
Mardani menulis dalam cuitannya bahwa Presiden Jokowi harusnya meminta maaf kepada rakyat Indonesia yang tengah menghadapi kesulitan.
“Mengapa (Presiden) tidak minta maaf? Sebagai kepala negara, tanggung jawab beliau untuk meminta maaf kepada rakyat yang sedang susah,” tulisnya di twitter Rabu (18/8).
Baca Juga :
Ia menilai bahwa pidato Presiden cukup bagus, bahkan Mardani mengapresiasi pembuat pidato tersebut.
Meski begitu, kata Mardani, kejujuran adalah syarat dasar bagi seorang pemimpin, apalagi sebagai kepala negara. Dan meminta maaf adalah bentuk kejujuran.
“Pidato yg bagus, bravo untuk yg bikin tetapi kejujuran adalah syarat dasar bagi seorang pemimpin. Meminta maaf salah satu bentuk kejujuran,” cuitan Mardani yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI.
Postingan Mardani ini menanggapi pernyataan LaporCovid-19 yang telah lebih dulu memberikan sorotan atas absennya rasa simpati Presiden Joko Widodo terhadap tingginya angka kematian Covid-19 di Sidang Tahunan MPR, Bersama DPR-DPD RI, Senin (16/8/2021).
Meskipun dalam pidato kenegaraan Jokowi kemarin banyak memuat topik pandemi, namun tidak ada yang menyinggung soal keparahan pandemi yang terjadi di Tanah Air.
“Tetapi sayang sekali justru di dalam pidatonya sama sekali tidak menampakan dampak atau besaran keparahan dari pandemi ini,” kata salah satu inisiator LaporCovid-19, Irma Hidayana dalam konferensi pers dikutip dari Kompas, Selasa (17/8/2021). (LTF)




Komentar