Irfandi Sebut Edy Rahmat Berpindah -Pindah Mobil Sebelum Ditangkap KPK

Fadli
Fadli

Kamis, 09 September 2021 19:03

Sidang Agung Sucipto. Kamis (24/6).
Sidang Agung Sucipto. Kamis (24/6).

Trotoar.id, Makassar — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Negeri Makassar kembalinmenggrlar sidang lanjutan kasus dugaan supaya dan gratifikasi yang menjadikan Nurdin Abdullah Sebagai terdakwa 

Pada sidang ayang menghadirkan beberapa orang sebagai saksi terungkap jika Uang dugaan suap dari salah seorang pengusaha di serahkan di sekitar jalan Pattimura atau di sekitar taman Macam. 

Setelah penyerahan uang, Edy Rahmat mantan sekretaris Dinas PUTR bergegas pergi hingga harus berpindah-pindah mobil dan sehingga berputar di sekitar lego-lego yang di tempat itu juga Nurdin Abdullah nerada. 

Irfandi Sopir Edy Rahmat yang hadir dalam sidang lanjutan membeberkan kronologis perjalanan hingga uang yang disimpan dalam koper dan ransel berpindah dari mobil Anggng Sucipto ke mobil Edy Rahmat yang dikemudikannya 

Irfandi menceritakan, jika dirinya diminta  Edy Rahmat untuk mengantarkannya ke Rumah makan Nelayan dijalan Ali Malaka, disana dia cuma di suruh menanti diatas mobil. 

Tak lama kemudian, seorang pria mengetuk kaca mobilnya dan menyampaikan jika Edy Rahmat pindah tumpangan ke Mobil Agung Sucipto,

Kemudian Edy Rahmat meminta dirinya untuk mengikuti mobil sedan BMW dengan nomor Polisi DD 1 AG dari belakang, setelah berjalan tak berapa lama, mobil yang diikutinya berhenti di sekitar jalan Pattimura, disana pemindahan tas ransel dan koper dilakukan  

‘Saya diminta antara pak Edy ke RM nelayan, disana saya disamperin seseorang yang belakangan saya tau supir Agung Sucipto, dan pak Edy meminta saya mengikuti mobil Sedang BMW, dan berhenti di Jalan Pattimura, disana dilakukan pemindahan tas dan koper, ” Katanya 

Tak lama kemudian Edy Rahmat kembali ke mobil yang dikemudikan Irfandi, dan di mobil Edy menyebutkan jika Koper dan tas berisi uang. 

Setelah itu, Edy meminyanya mengarah ke arah pelabuhan (Jalan Nusantara) disana saya kemudian diarahkan untuk berhenti, kemudian Edy Rahmat turun dan berpindah ke mobil CRV, yang tidak diketahui siapa diatas mobil tersebut 

Tak lama kemudian, dirinya diminta Edy menuju pantai Losari, karena dirinya takut karena mengangkut uang yang jumlahnya besar, dia berputar-putar dahulu di sekitar leglo-lego hingga akhirnya memarkirkan kendaraan yang di depan masjid terapung pantai Losari 

“Dari Pattimura, Pak Edy Mengarahkan saya ke jalan Nusantara disana, Pak Edy berpindah mobil CRV, dan saya diarahkan standby di sekitar Pantai Losari,” Katanya

Selang berapa waktu, Edy Rahmat kembali kemobil dan memerintahkan dirinya untuk pulang kerumah jalan Hertasning, sesampai di rumah Edy, Irfandi sempat keluar rumah untuk berbelanja di sebuah minimarket 

Sesampai dirumah Edy, dia melihat sejumlah penyidik KPK sudah ada didalam rumah, dandi arahkan ke sebuah ruangan dan meminta dirinya berdiam di ruangan tersebut.

Penulis : Adi


 Komentar

Berita Terbaru
News18 September 2021 15:49
33 Tahun Pengabdian, Alumni Akabri 89 Gelar Baksos dan Vaksinasi Masyarakat KBN Untia Makassar
Trotoar.id, Makassar -- Di Momen Istimewa 33 Tahun pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus menyambut peringatan HUT ke-76 TNI. ...
Daerah18 September 2021 15:21
Perkuat Sinergitas Stakeholder, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Gelar Pelatihan UMKM
Trotoar.id, Belopa -- Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (DKUP) Kabupaten Luwu menggelar Pelatihan UMKM dengan mengangkat tema "Sinergitas Stakehol...
Metro18 September 2021 15:13
HUT Ke-76 PMI, 400 Orang Divaksin Hari Pertama Program Serbuan Vaksin Pemuda
Trotoar.id, Luwu Utara --- Sebanyak 400 orang divaksin COVID-19 pada program Serbuan Vaksin Pemuda dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Palang M...