Sejak Jokowi Menang, Denny: Masyarakat Sudah Memilih Sosok Daripada Partai, Jadi Kalau Ganjar Dibuang PDIP?

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Jumat, 08 Oktober 2021 23:29

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.(Foto : ANTARA).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.(Foto : ANTARA).

JAKARTA – Pegiat Media Sosial Denny Siregar menanggapi survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang memposisikan Ganjar Pranowo sebagai sosok terkuat apabila diperhadapkan dengan Pilpres.

Dalam survei itu, ada nama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Tetapi tetap saja Ganjar tak terkalahkan dalam survei tersebut.

Bahkan peluang yang dimiliki oleh Gubernur Jawa Tengah ini disebut memiliki potensi menang sebagai calon presiden meski tanpa PDI Perjuangan.

menuturkan survei dilakukan melalui wawancara terhadap 1.220 responden berusia 17 tahun ke atas di seluruh Indonesia pada 21-28 Mei 2021 lalu.

Ganjar mendapat suara 35,3 persen, Prabowo 30,8 persen, dan Anies 25,5 persen, kata Manajer Program SMRC, Saidiman Ahmad, pada Minggu (13/6).

Meski survei dipublikasikan beberapa bulan lalu. Akan tetapi sepertinya bagi Denny Siregar masih menjadi pengaruh publik.

Ia menerangkan bahwa semua partai harus memahami hal ini, sebab sama seperti kemenangan Presiden Jokowi, di mata masyarakat lebih memilih sosoknya ketimbang partai di belakangnya.

Sehingga, kata Denny, bila mana PDIP nekad membuang Ganjar Pranowo maka yang rugi adalah PDIP, bukan Ganjar.

“Ya pastilah.. Semua partai harusnya mulai paham, bahwa sejak Jokowi menang, masyarakat sudah memilih sosok daripada partai. Jadi kalau Ganjar dibuang PDIP, bukan dia yang rugi..,” demikian cuitan Denny Siregar di twitternya, Jumat (8/10).

Penulis : Redaksi


 Komentar