AIA Sebut Kereta Api di Sulsel Kayak Taman Safari

Awal Febri
Awal Febri

Selasa, 12 Oktober 2021 17:09

Andi Iwan Darmawan Aras, (trotoar.id).
Andi Iwan Darmawan Aras, (trotoar.id).

Trotoar.id, Makassar — Wakil ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menyebut, progres pembangunan rel kereta api Makassar-Parepare masih memiliki beragam terkendala lahan stya kendala pembebasan lahan yang masih menjadi persoalan utama .

Hingga Ketua DPD Partai Gerindra tersebut menyebut jika kereta Api di Sulsel ibarat kereta api yang ada di taman mini Indonesia Indah 

“Kami meninjau progres pembangunan Jalur kereta api Makassar Parepare, masih di ibu-ibu saja, dan persoalan yang dihadapi persoalan lama yang tak kunjung terselesaikan, ” Katanya 

Dia menegaskan kepada Dirjen Perkeretaapian proyek kereta api di luar pulau Jawa tersebut telah di resmikan oleh Presiden Joko Widodo jika realisasi proyek tersebut tidak terselesaikan hingga tahun depan makan

Akan berdampak pada keseriusan n presiden dalam meratakan pembangunan. 

Mega Proyek Kereta Api Trans Sulsel digagas sejak tahun 2015, dimana lebih kurang 10 tahun proyek tersebut tak kunjung terselesaikan, apalagi persoalan pembebasan lahan sebelumnya ditargetkan selesai tahun 2018, namun apa sampai sekarang persoalan masih terjadi. 

“Direncanakan selesai 2018. Sekarang 2021, saya yakin 2024 tidak selesai ini, dua periode kami menjabat, ini tidak selesai-selesai ini,” kata Andi Iwan.

Dia juga berharap agar kiranya kelanjutan pembangunan jalur kereta Api di Sulsel bisa ikut melibatkan pengusaha lokal, sebab selama proses pengerjaan mega proyek tersebut kontraktor yang ikut mengerjakan proyek  tersebut cuma dikerjakan kontraktor Luar Sulsel dan BUMN 

Apa lagi salah satu tujuan dilakukannya pembangunan kereta Api di Sulsel untuk melakukan pemerataan pembangunan termasuk pemerataan bagi pengusaha lokal Sulsel, 

“Pengusaha lokal yang ada di Sulsel cuaca jadi penonton saja tentang proyek kereta api, bahkan pengusaha kecil saja tidak diakomodir apa lagi yang besar. Ingat anggaran yang diberikan untuk proyek tersebut tidak kecil bahkan nilainya mencapai triliunan rupiah  harus ada pemerataan, bagaimana pengusaha lokal diakomodir,” katanya.

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...