Trotoar.id, Buol – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 3 November 2021 di Buol, Sulawesi Tengah.
Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Cerdas dan Aman Manfaatkan Lokapasar”.
Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Dosen FE Univ. Sintuwu Maroso Andik Setiawan, Pendiri Media Digital Tana Poso & Co-Founder Yayasan Sikola Mombine Gunawan Primasatya, CEO Darah Kita & Dosen UIN Alauddin Makassar Zulkarnaim Masyhur, dan Analis Senior MNC Sekuritas Muhammad Rudy Setiawan.
Baca Juga :
Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Mismaya Alkhairaat selaku jurnalis. Sebanyak 656 peserta mendaftarkan dirinya untuk mengikuti kegiatan kali ini. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.
Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Memulai sesi pemaparan, hadir pemateri pertama, Andik, yang membawakan materi kecakapan digital bertema
“Mengenal Lokapasar: Aksesibilitas, Jenis dan Fitur”. Menurut dia, lokapasar yang berperan memediasi penjual dan pembeli bertransaksi digital punya berbagai keunggulan dibanding pasar konvensional. Fleksibilitas tempat usaha, transaksi, metode pembayaran, dan pengiriman barang adalah beberapa keunggulannya.
“Terdapat pula layanan pelanggan serta jangkauan pasar tak terbatas ruang dan waktu yang bisa mendukung pengembangan bisnis daring,” ungkapnya.
Berikutnya, Gunawan menyampaikan materi etika digital berjudul “Peran dan Fungsi e-Pasar dalam Mendukung Produk Lokal”. Ia mengatakan, karena sifatnya yang tak terbatas ruang dan waktu, e-pasar mampu memperluas pemasaran ke luar daerah bahkan sampai ke luar negeri.
Mulailah dengan menentukan segmen pasar, kreatif ciptakan produk, klasifikasikan model bisnis, pilih platform lokapasar yang cocok lalu bangun dan kelola merek produk, strategi pemasaran, jaga reputasi usaha serta hubungan baik dengan pelanggan,” paparnya.
Pemateri ketiga, Zulkarnaim, membawakan tema budaya digital tentang “Peran Literasi Digital untuk Mengubah Pola Pikir Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”.
Menurut dia, potensi bisnis digital di Indonesia sangat tinggi karena jumlah pengguna internet banyak dan durasi penggunaan media sosial panjang. “Sangat disayangkan jika kita hanya aktif sebagai konsumen tanpa kreatif berbisnis daring dengan potensi pasar digital yang begitu besar,” tuturnya.
Adapun M. Rudy, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Pilah-pilih Investasi Daring yang Aman, Nyaman dan Cuan”.
Ia mengatakan, dalam berinvestasi di sektor riil maupun aset keuangan, kita harus memahami potensi resiko dan keuntungannya.
“Setiap instrumen investasi baik properti, emas, saham, deposito, obligasi, hingga kripto memiliki karakteristik serta resiko dan profit yang bervariasi, namun yang terpenting, pastikan legalitas investasi daring yang akan kita pilih,” pesannya.
Setelah sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta dipersilahkan mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Sebagai apresiasi, panitia menyediakan hadiah bagi 10 penanya beruntung berupa uang elektronik senilai masing-masing Rp100.00.
Salah satu pertanyaan menarik dari peserta adalah tentang bagaimana strategi tepat mengembangkan produk lokal budaya nasional.
Narasumber menjelaskan bahwa strategi penyebaran informasi jadi hal penting yang mempengaruhi penerimaan pasar terhadap suatu produk. Kita bisa mulai turut mendukung produk lokal dengan bangga memilih dan mencintainya serta menambahkan nilai cerita yang unik dan menarik.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.



Komentar