Jakarta—Ustadz Hilmi Firdaus menyoroti pernyataan KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Dudung, yang terkenal dengan ‘Jenderal Baliho’ memang kerap menjadi sorotan.
Dia disebut ‘jenderal baliho’ karena melakukan tindakan penurunan baliho yang memuat narasi tentang Habib Rizieq.
Baca Juga :
Dan baru-baru ini, Dudung kembali menghentakkan keheningan setanah air lantaran pernyataannya.
“Kalau saya berdoa setelah sholat, doa saya simpel aja, ya Tuhan pakai bahasa Indonesia saja, karena Tuhan kita bukan orang Arab,” kata Dudung di Podcast YouTube Deddy Corbuzier, di Jakarta, Rabu (1/12/21).
Hilmi menilai pendapat Dudung soal tuhan sangatlah tidak bijaksana.
Menurutnya, statement Dudung soal tuhan bukan orang arab dinilai sebuah tindak yang tak patut diutarakan.
Hilmi menjelaskan bahwa menganalogikan tuhan dengan orang atau manusia saja sebuah kesalahan.
Apalagi, kata Hilmi, jika mengaitkan tuhan dengan suku arab. Menurutnya, sangat tidak elok.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa pernyataan-pernyataan itu tidaklah mencerminkan sebuah persatuan bangsa.
Seharusnya, jelas Hilmi, Dudung mengatakan bahwa “Berdoa bisa pakai bahasa apa saja, tidak harus bahasa arab karena tuhan kita maha mengerti”
“Pak, statement anda bhw Tuhan kita bkn org Arab itu tdk bijaksana. Yg pertama, menganalogikan Tuhan dgn org sj sdh salah. Lalu mengaitkan dgn suku Arab sgh tdk elok utk persatuan bangsa. Knp anda tdk blg “berdoa bs pakai bhs apa sj, tdk hrs bhs arab krn Tuhan kita maha mengerti”?,” demikian cuitan Hilmi Firdaus di akun twitternya, Rabu (1/12).



Komentar