Trotoar.id, Minahasa Utara — Sebanyak 1.203 peserta mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, yang dilaksanakan secara virtual pada 1 Desember 2021 di Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema saat ini adalah “Produk Lokal Bisa Go Global”.
Empat orang narasumber tampil dalam seminar kali ini. Masing-masing yakni, Marketing Consultant Irene Sihombing, Dosen Universitas Negeri Gorontalo Isnawati Mohamad, Dosen UIN Alauddin Makassar Zulkarnaim Masyhur, dan 2nd Ru Duta Genre Provinsi Gorontalo Prapti Rosella Koni.
Baca Juga :
Sedangkan moderator yaitu Communication Specialist Jihan Novita. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.
Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.
Berikutnya, sesi pemaparan dibuka dengan paparan dari Irene Sihombing yang menyampaikan tema “Peran Literasi Digital di Dunia Marketplace”. Menurut Irene, sejumlah e-commerce atau e-dagang luar negeri yang telah merajai pasar global, antara lain Alibaba, Rakuten, Amazon, Ebay, Walmart, Etsy, dan Newegg.
Adapun kiat bagi pelaku usaha lokal agar produknya bisa menembus pasar internasional, yaitu menggunakan lokapasar (marketplace) ternama, menggunakan bahasa Inggris, serta menjaga pasokan dan kualitas produk.
“Manfaatkan fitur iklan yang ada dalam media sosial untuk menjangkau calon konsumen,” ujar dia.
Isnawati Mohamad sebagai pemateri kedua menyampaikan presentasi berjudul “Peran dan Fungsi E-Market dalam Mendukung Produk Lokal”.
Ia mengatakan, keunggulan menggunakan e-pasar atau e-market ketimbang pasar konvensional, di antaranya kemudahan dalam tempat, mengatasi keterbatasan geografis, dan pasar sudah terbentuk dengan potensi puluhan juta orang setiap harinya.
Sehingga, pelaku usaha kecil harus mampu memanfaatkan lokapasar untuk mengembangkan bisnisnya. “Sebelum kita menentukan lokapasar mana untuk digunakan, tentukan dulu produk dan sasaran konsumennya,” imbuhnya.
Pemateri ketiga Zulkarnaim Masyhur memaparkan materi bertema “Literasi Digital untuk Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”.
Menurut dia, banyak orang yang menyalahkan lokapasar yang kerap memberikan diskon sehingga membuat budaya masyarakat menjadi boros.
Padahal, pemberian promo merupakan strategi penawaran untuk menarik konsumen lebih banyak. “Utamakan dulu kebutuhan, budaya konsumtif itu lebih mendahulukan hasrat atau keinginan,” ujar dia.
Prapti Rosella Koni sebagai narasumber terakhir menyampaikan paparan berjudul “Tips dan Trik Menghindari Penipuan Digital”.
Ia mengatakan, penipuan digital dilakukan dengan berbagai macam modus dan platform, misalnya, scam (penipuan dengan memperdaya kondisi psikologi korban), spam (tindakan pengiriman pesan yang mengandung tautan jebakan), serta phising (pencurian informasi yang dapat merugikan korban).
“Salah satu modus phising adalah meniru tampilan laman, sehingga kita harus cermat mengamati alamat laman yang dituju,” pesan dia.
Setelah pemaparan seluruh materi, webinar dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu Jihan Novita. Para peserta tampak antusias dan mengirimkan banyak pertanyaan. Panitia memberikan uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.
Salah seorang peserta webinar, Reza Oktaviana, bertanya tentang kiat untuk pemula dalam berbisnis daring. Menanggapi hal tersebut, Isnawati Mohamad bilang, hal pertama yang mesti dilakukan dalam berbisnis yakni dengan perkuat ide dan kenali produk yang akan dipasarkan.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.



Komentar