Persiapkan Konten dan Lakukan Promosi untuk Kenalkan Merek

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 03 Desember 2021 08:27

Persiapkan Konten dan Lakukan Promosi untuk Kenalkan Merek

Trotoar.id, Manado — Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 3 Desember 2021 di Manado, Sulawesi Utara.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema saat ini adalah “Membangun Merek di Dunia Digital”.

Empat orang narasumber tampil dalam seminar kali ini, yakni Direktur CV Digma Solusi Mandiri, Fianda Julyantoro; Standup Komedi & Konten Kreator, Ovil Putra; Co Founder Langkaki.com, Fajar Abukasi; dan Pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Dr Jenny Morasa.

Sedangkan moderator yaitu Ariemega selaku peneliti. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang. Pada program ini diikuti oleh 1393 peserta dari berbagai kalangan.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa.

“Infrastruktur digital tidak berdiri sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden. 

Materi pertama dibawakan Fianda Julyantoro dengan tema “Peran Literasi Digital di Dunia Marketplace”.

Menurut dia, agar perdagangan di lokapasar berjalan efektif, langkah yang perlu dilakukan diantaranya produk berkualitas, harga bersaing, gambar dan deskripsi produk ditampilkan dengan jelas, serta promosi di media lain.

“Untuk memperkenalkan merek produk, gunakan nama yang mudah diingat serta logo dan brand yang menarik,” imbuhnya. 

Selanjutnya, Ovil Putra menyampaikan paparan “Peran E-Market dalam Mendukung Produk Lokal”. Ia mengatakan, e-market atau e-pasar memerlukan konten kreator untuk dapat menarik calon pelanggan.

Warganet harus berani memulai pemanfaatan teknologi digital demi mengembangkan usahanya. “Kendala utama produk lokal masih banyak pelaku usaha yang gagap teknologi serta masih belum adanya kemauan untuk memulai usaha online,” jelas dia.

Pemateri ketiga Fajar Abukasi memaparkan materi “Penggunaan Bahasa yang Baik dan Benar di Dunia Digital”. Menurut dia, dalam berbisnis daring perlu komunikasi efektif dengan pelanggan.

Misalnya, memberikan kesan pertama yang baik, menggunakan kalimat yang jelas dan positif, serta dapat mengendalikan emosi dan selalu menjaga etika. Sedangkan hal yang perlu dihindari contohnya kurang mendengar dan terlalu banyak bicara. 

Adapun Dr Jenny Morasa, sebagai narasumber terakhir, menyampaikan paparan “Pentingnya Perlindungan Hak Paten di Ranah Digital ”.

Ia mengatakan, hak paten merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu.

Hal-hal mengenai hak paten diatur dalam UU Nomor 13 Nomor 2016, misalnya mekanisme pengajuan hak paten ke pemerintah. “Selanjutnya akan diberikan hak atas paten untuk jangka waktu 10 atau 20 tahun sejak tanggal penerimaan,” ujar dia.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu Ariemega.

Para peserta tampak antusias dan mengirimkan banyak pertanyaan. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp 100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Webinar literasi digital ini mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta.

Salah satunya, Slamet Adi yang bertanya tentang kiat untuk meningkatkan kemampuan dan berkarya tanpa terjerumus plagiarisme.

Menanggapi hal tersebut, Jenny Morasa bilang, perlu meningkatkan keahlian diri sekaligus kesadaran individu untuk menghindari penggunaan karya orang lain tanpa izin. 

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

Penulis : Ardy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...