Arogansi

Pertanyakan Peruntukan Dana KKLP, Mahasiswa Wira Bhakti Kena DO, Ini Penjelasan WK III

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 16 Februari 2022 02:16

Bagian depan kampus Stie Wira Bhakti. (*).
Bagian depan kampus Stie Wira Bhakti. (*).

TROROAR.ID, MAKASSAR – Seorang Mahasiswa Semester dua Sekolah Tinggi Ekonomi (Stie) Wira Bhakti harus menelan pil pahit setelah di dirinya di-drop out (DO) lantaran mempertanyakan transparansi anggaran KKLP yang dibebankan kepada mahasiswa sebesar Rp 1.250.000.

Muhammad Fajrin Sultan yang dikonfirmasi soal hal tersebut mengakui dirinya di-DO, lantaran dirinya meminta transparansi penggunaan anggaran KKLP. 

“Iya, saya di-DO dan surat DO-nya sudah dikirim ke saya, cuma karena saya meminta transparansi anggaran KKLP,” katanya kepada trotoar.id saat di konfirmasi via aplikasi pesan singkatnya. 

Fajrin juga mengaku sebelum dirinya di-DO, pihak kampus sempat melakukan mediasi, dan dirinya diminta untuk tidak mempertanyakan hal tersebut, lantaran hal Itu dikatakan bukan urusan dari seorang mahasiswa.

Namun yang ia sesalkan, ketika upaya mediasi dilakukan dirinya justru mendapat surat peringatan terakhir tanpa didahului surat peringatan (SP) pertama dan kedua. 

“Saya coba dimediasi, namun saat upaya mediasi dilakukan saya diminta untuk tidak mencampuri urusan yang bukan urusan mahasiswa, bahkan disodorkan surat pernyataan namun saya menolak hingga saya di asi surat SP III, tanpa ada SP 1 dan SP 2,” bebernya. 

Bahkan, kini dirinya telah mendapat surat Pemberhentian yang dikeluarkan oleh pihak STIE Wira Bhakti, dengan bernomor 01/20.8//STIE-WB/II/2022 tentang pemberhentian Muhammad Fajrin Sultan Sebagai Mahasiswa STIE Wira Bhakti Makassar yang ditandatanganinya ketua STIE Wira Bahkti Abdul Haris pada 11 Februari 

Setelah mendapat surat pemberhentian tersebut, Fajrin meminta pihak kampus untuk mempertimbangkan hal tersebut, namun pihak kampus bersikukuh tetap tidak akan menganulir. 

Sementara itu Wakil Ketua (WK) III Stie Wira Bakti, Imam yang dikonfirmasi mengaku jika Fajrin sebelum diberikan SP III, pihak Kampus telah layangkan SP I dan II. 

“Kita sudah kasi dia SP I dengan teguran, SP II dengan surat tertulis dan terakhir SP III, baru diterbitkan Surat Keputusan DO,” katanya via telepon selulernya.

Imam mengatakan pihak kampus telah mengambil langkah mengeluarkan Fajrin Sultan karena dianggap telah melanggar kode etik dan menghasut sejumlah rekan-rekannya untuk mempertanyakan dana KKLP.

Ia menjelaskan bahwa keputusan DO terhadap Fajrin merupakan hasil rapat dan disetujui oleh forum rapat STIE Wira Bhakti, bahkan sesaat sebelum surat DO dikeluarkan Fajrin diminta untuk bertemu namun niat baik tersebut tidak digubris. (*)

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 Mei 2026 22:45
Dengar Kabar Lansia Tinggal di Gubuk, Wali Kota Munafri Langsung Respon Cepat Berikan Bantuan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat atas kondisi warganya yang hidup dal...
Daerah01 Mei 2026 22:12
Pemkab Sidrap Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi baru terbarukan dengan Solar Karya ...
Daerah01 Mei 2026 22:08
Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Kendari, Muly...
Politik01 Mei 2026 22:04
Jelang Pelantikan KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Perkuat Sinergi OKP Lewat Audiensi
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Sul...