DPRD Makassar

Pupusnya Harapan 254 Guru Kontrak di Makassar Lantaran Tak Lulus ‘Laskar Pelangi’, Dewan Beri Sikap Tegas! 

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 07 Maret 2022 10:01

Hamzah Hamid—Politisi PAN—Anggota DPRD Makassar. (*)
Hamzah Hamid—Politisi PAN—Anggota DPRD Makassar. (*)

Makassar, trotoar.id – Ketua DPD PAN Kota Makasaar Hamzah Hamid menyoroti adanya 254 guru tenaga kontrak yang tak lulus Laskar Pelayanan Publik Integritas (Laskar Pelangi). Itu artinya akan kehilangan pekerjaannya.

Bahkan, para guru kontrak yang tak lulus itu rata-rata telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Hamzah Hamid yang merupakan Anggota Komisi A DPRD Makassar ini menerangkan bahwa pihaknya amat prihatin dengan kondisi tersebut.

Apalagi, kata Hamzah Hamid, ada guru kontrak yang tak lulus itu bertugas di wilayah kepulauan Makassar seperti di Lumu-lumu, Barrang Lompo, Sangkarrang.

Baca Juga  HGU PTPN Disoal, Petani Minta Tanahnya Dikembalikan, Bupati Takalar: Tidak Bisa Serta Merta

“Puluhan tahun mereka mengabdi sebagai tenaga kontrak guru di kepulauan, ini menjadi perhatian kita karena tidak mudah mengabdi di sana, aksesnya akan berbeda dengan yang di perkotaan,” tuturnya. Senin (8/3).

Olehnya itu, ia meminta Pemerintah Kota Makassar untuk mengakomodir kembali para guru yang nasibnya “ditelantarkan” begitu saja. 

“Mereka punya harapan besar untuk lebih baik, maka pemerintah mesti hadir memberikan ruang itu. Apalagi mereka sudah pengalaman karena sudah mengabdi dalam waktu yang lama sehingga tak sulit untuk menyesuaikan, beda jika dilakukan perekrutan dengan orang berbeda yang kualitas dan semangatnya belum bisa diukur,” jelasnya.

Baca Juga  Langar Prokes Satgas Raika Tutup Paksa Holywings

Hamzah Hamid membeberkan bahwa ada 254 orang tenaga kontrak guru yang “kehilangan harapan” lantaran tak lulus Laskar Pelangi, sehingga jika tidak diperhatikan maka ratusan orang itu akan kehilangan pekerjaan yang telah lama mereka geluti.

Baca Juga  Ditemukan 9 ASN Pemkot Makassar Sebagai Penerima PKH

“Ini penekanan saya. Tenaga kontrak khusus guru yang jumlahnya 254 orang dan rata-rata guru yang sudah mengabdi di atas 10 tahun. Apalagi guru yang mengabdi di kepulauan,” bebernya.

Pihaknya akan memanggil pihak terkait untuk dilakukan rapat bersama DPRD Makassar terkait persoalan ini. 

Bahkan, kata dia, pihaknya akan mengawal hal ini sampai menemukan solusi bagi masyarakat. 

“Tolong ini menjadi perhatian pemerintah untuk tidak menyia-nyiakan orang yang punya semangat kerja dan prestasi,” tutupnya.

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 15:18
HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Award untuk Perkuat Komunikasi dan Layanan Publik
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua ajang penghargaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makass...
Politik05 November 2026 15:05
Aktivis FRAKSI Sebut Isu Dasco Jadi Cawapres sebagai Pengalihan Isu, Minta Kasus Penyadapan Diusut Tuntas
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Munculnya isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bakal menjadi calon wakil presiden menuai sorotan di tengah mencuatnya kas...
Metro05 November 2026 11:14
HUT ke-419 Makassar, Pasar Murah Tawarkan Paket Sembako Rp63 Ribu di Lima Kecamatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program pasar murah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-...