Trotoar.id, Jakarta — Berbagai persoalan bangsa akhir-akhir ini menjadi bukti Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Minyak goreng langka dan mahal. Pupuk mahal dan sulit didapatkan petani saat dibutuhkan.
Belum lagi harga-harga kebutuhan pokok yang makin melambung. Sementara kemampuan daya beli masyarakat rendah, sehingga tidak mampu menjangkau. Akibatnya, rakyat semakin menderita.
Sederet persoalan ini, ditambah masalah-masalah lainnya membuat ekonomi masyarakat kian terpuruk. Hutang negara yang makin tidak terkendali dan ekonomi ke depan yang makin rentan di tengah persoalan resesi global.
Baca Juga :
“Masalah-masalah ini harus dicarikan solusi jika tidak ingin Indonesia makin terpuruk dan rakyat makin menderita,” tegas Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bakomstra se-Indonesia, Senin, 20 Juni di Jakarta.
Berbagai persoalan yang menyulitkan rakyat, lanjutnya, membuat tidak jarang rakyat menangis saat bertemu Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Yudhoyono dalam setiap lawatannya ke daerah-daerah. Mereka merindungan masa-masa pemerintahan era SBY yang berhasil menstabilkan harga kebutuhan pokok.
“Ini menunjukkan bahwa Indonesia butuh perubahan. Keinginan publik tersebut juga terkonfirmasi melalui berbagai survei, tingkat kepuasan masyarakat rendah,” kata alumni Universitas Indonesia ini.
Untuk menjawab kebutuhan publik akan perubahan tersebut, AHY adalah pemimpin yang tepat. Karena persoalan bangsa sangat bergantung pada kapasitas pemimpinnya. Masalah-masalah yang banyak muncul pada bangsa ini menjadi bukti bahwa telah terjadi mismanagemen.
“Oleh karena itu, Indonesia butuh perubahan dan AHY adalah pemimpin yang tepat untuk perubahan tersebut,” pungkasnya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel Ni’matullah menambahkan, survei terbaru Litbang Kompas yang menempatkan Partai Demokrat di papan atas menjadi bukti nyata keberhasilan AHY dalam memimpin. Betapa tidak, hanya dalam waktu dua tahun memimpin, AHY bisa membawa Demokrat menjadi dua digit.
“Hasil survei ini menujukkan dua hal. Pertama, AHY berhasil membuktikan kepemimpinannya efektif dan kedua memang ada soal dalam pengelolaan bangsa ini, sehingga rakyat menaruh harapannya pada Partai Demokrat bisa membawa perubahan,” tegas Ni’matullah. ($)




Komentar