Produksi Pertanian Naik, Pengamat Jempol Mandiri Benih Gubernur Andi Sudirman

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 25 Agustus 2022 17:36

Suardi Bakri Pengamat pertanian
Suardi Bakri Pengamat pertanian

Trotoar.id, Makassar — Benih mandiri yang telah diluncurkan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman untuk para petani di Sulsel kini sudah mulai tampak dirasakan masyarakat petani di daerah.

Di Kabupaten Bone, dan Maros misalnya; kuantitas dan kualitas produksi pertanian dari kelompok tadi yang menerima benih mandiri mulai merasakan dampak positifnya.

Contoh di Kabupaten Bone, Seperti pengambilan ubinan bantuan benih padi APBD I di Poktan Ta’disangka, Desa Malimongeng, Kecamatan Salomekko, Rabu (24/8/2022). Diketahui petani M. Jafar yang memiliki luas ubinan 2,5×2,5 meter dengan hasil ubinan 6,5 Kg. Produktifitas 10,4 ton/hektare.Varitas Impari 32.

Baca Juga  Rektor UNM Berhentikan Sementara Sekjur Elektro 

Kelompok Tani lainnya, yaitu Karya Baru, Desa Paccinge, Kecamatan Patimpeng dengan ubinan 4,5 Kg setara dengan 7,2 ton/hektare, kemudian Kelompok Tani Radda 2, Desa Karella, Kecamatan Mare dengan hasil ubinan 6,0 Kg atau setara dengan 9,6 ton/hektare.
Lalu, Kelompok Tani Samaenre, Desa Mare, Kecamatan Mare dengan hasil ubinan 5,0 Kg atau setara dengan 8,0 ton/hektare.

Selanjutnya Poktan Luppereng II, Desa Padatuo, Kecamatan Tonra dengan hasil ubinan 4,8 Kg atau setara dengan 7,6 ton/hektare.

Baca Juga  Penjabat Gubernur Sulsel dan Pj Bupati Bone Tebar 400 Ribu Bibit Ikan dan Program Kesejahteraan

Pengamat pertanian sekaligus Dr Suardi Bakri menilai bahwa program Mandiri Benih yang diinisiasi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman adalah sebuah program yang sangat startegis dalam meningkatkan produksi pertanian berbagai sektor termasuk perkebunan yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat petani di Sulsel.

“Mandiri benih adalah program yang sangat baik dari pak gubernur. Ya, karena ini meningkatkan produksi pertanian secara kualitas dan kuantitas,” ujar Dr Suardi saat dihubungi, Kamis (25/8/2022) di Makassar.

Doktoral pertanian yang saat ini menjabat Dekan Pertanian UIM ini mengatakan, persoalan benih berkualitas adalah prinsip utama dan sangat vital dalam menjaga kuantitas dan kualitas pertanian.

Baca Juga  Anggota DPRD Sulsel Curhat Soal Kinerja Pemerintah kepada Pj. Gubernur Prof. Zudan Arif

“Pak gubernur kita tahu benar apa yang harus dilakukan dalam meningkatkan produksi pertanian di Sulsel. Persoalan benih itu yg utama, dan pak gub sudah laksanakan di Sulsel,” jelas Suardi.

Dengan adanya mandiri benih ini, lanjut Dr Suardi, maka ke depan penguatan kelembagaan petani harus ditingkatkan. “Kelompok tani yang terverifikasi faktual harus menjadi sebuah keharusan oleh pemerintah,” ujarnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...
Politik01 November 2026 14:22
Patarai Amir Jadi Bakal Calon Tunggal Ketua Golkar Maros, Kantongi 14 Dukungan PK
MAROS, Trotoar.id — Peta persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros mulai mengerucut. Patarai Amir resmi diumumkan sebagai b...