Pemkot Makassar

Bersama Srikandi Pemkot Makassar, Indira – Fatma Masak 600 Paket Makanan untuk Pengungsi Banjir di Katimbang

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 30 Desember 2022 18:19

Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menyambangi posko pengungsian banjir di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Jumat (30/12/2022).
Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menyambangi posko pengungsian banjir di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Jumat (30/12/2022).

Trotoar.id, Makassar – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail menyambangi posko pengungsian banjir di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Jumat (30/12/2022).

Indira datang didampingi putrinya Aura Aulia Imandara dan menantunya dr. Udin Shaputra Malik. Tak berselang lama, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi juga tiba di lokasi.

Mereka langsung gotong royong bersama warga, juga beberapa Srikandi Pemkot Makassar memasak makan siang yang kemudian dibagi kepada para pengungsi.

Menu yang disajikan beragam, mulai dari nasi putih, mie goreng, tempe goreng, hingga telur rebus balado.

Baca Juga  Bersama Lois Community Gerindra Bakar Semangat Relawan Danny - Fatma

Usai berjibaku di dapur umum selama kurang lebih satu setengah jam, ratusan paket makanan berhasil disiapkan. Makanan itu kemudian langsung dibagikan kepada para pengungsi, termasuk diantar langsung ke rumah-rumah warga yang terdampak.

“Jadi kami turun langsung meninjau kondisi warga yang ada di pengungsian, kami juga memasak untuk kebutuhan makan siangnya warga. Ada 600 paket makanan yang dibuat,” ungkap Indira.

Selain memasak untuk pengungsi banjir, Indira bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi juga menyalurkan bantuan bagi pengungsi banjir. Bantuan itu dihimpun dari berbagai organisasi dan pengusaha perempuan. Adapula bantuan yang berasal dari perseorangan.

Baca Juga  Getting a Very Attractive European Submit Order Wife

Di tempat yang sama, Indira juga menyampaikan beberapa hal kepada Camat Biringkanaya Benyamin Turupadang. Dia meminta agar pemerintah kecamatan dan kelurahan memastikan kebersihan lokasi pengungsian.

“Kebersihan lokasi pengungsian itu harus dijaga. Ini musim hujan, penyakit gampang menyerang, apalagi kalau kebersihan tidak diperhatikan,” tutur Indira.

Selain itu, dia juga meminta agar kebutuhan mendasar dan mendesak warga dipastikan ketersediaannya.

“Seperti selimut, sarung, popok bayi, minyak kayu putih, dan itu semua harus dipastikan terbagi merata ke warga,” tandasnya.

Baca Juga  Dilantik Senin, Ini Program Iqbal Suhaeb

Sementara, Camat Biringkanaya, Benyamin Turupadang yang juga berada di lokasi mengungkapkan jika ada sebagian warga yang sudah kembali ke rumah masing-masing. Saat ini, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 1.230 orang.

“Itu data per tadi malam kami terima. Di Kelurahan Katimbang 1.078 orang, di Kelurahan Paccerakkang 152 orang. Sebagian ada yang sudah pulang ke rumahnya,” ucap Benyamin.

Mereka tersebar di 31 titik pengungsian. Sebanyak 26 titik di Kelurahan Katimbang, dan 5 titik di Kelurahan Paccerakkang.

Penulis : ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 November 2026 16:01
Golkar Sulsel Bergerak hingga Akhir 2026, IAS Bidik 22 Kursi di DPRD Provinsi
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebulan terakhir, perhatian publik politik di Sulawesi Selatan tertuju pada Partai Golkar.  Partai berlambang pohon beringin...
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...