Jusuf Kalla

Jusuf Kalla Ungkap Kunci Sukses Menjadi Entrepreneur 

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 05 Juli 2023 18:48

Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla mengungkapkan dalam pronsip bisnis tidak mengenal agama dan bisnis cuma mengenal tiga hal yakni Lebih cepat, lebih murah dan lebih baik 
Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla mengungkapkan dalam pronsip bisnis tidak mengenal agama dan bisnis cuma mengenal tiga hal yakni Lebih cepat, lebih murah dan lebih baik 

Trotoar.id, Makassar,- Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla mengungkapkan dalam pronsip bisnis tidak mengenal agama dan bisnis cuma mengenal tiga hal yakni Lebih cepat, lebih murah dan lebih baik 

Hal itu diungkapkan Jusuf Kalla saat memberikan arahan kunci keberhasilan seorang entrepreneur dalam “Mihrab Summit dan Expo 2023” di Ballroom Hotel Claro Makassar, Rabu, 05 Juli 2023. 

“Dalam prinsip bisnis, ia tidak mengenal agama. Bisnis itu hanya mengenal tiga hal, yaitu lebih cepat, lebih murah dan lebih baik,” kata JK di hadapan ratusan peserta “Mihrab Summit dan Expo 2023” di Makassar.

Pernyataan tersebut mengemuka terkait maraknya fenomena tentang bisnis syariah serta industri halal dalam beberapa dekade terakhir. Bagi JK, prinsip tersebut adalah mempersempit kesempatan untuk maju ketika melakukan usaha.

“Jangan memperkungkung dan mempersempit diri sendiri. Bagi saya, prinsipnya sederhana, jangan batasi industri halal. Karena dalam muamalah, semua halal, terkecuali yang dilarang. Yang dilarang juga tidak banyak,” ungkap JK.

“Jadi saya usulkan, buat saja daftar yang haram. Kalau tidak ada di dalam berarti halal dan itu langsung laksanakan,” sambungnya.

Ketua Umum Dewan Mesjid Indonesia (DMI) itu juga menyinggung tentang urgensi seminar dalam kesuksesan menjadi pengusaha. Ia menilai, bahwa tidak ada relevensi antara rajin mengadakana seminar dengan kesuksesan. Walau itu adalah bagian dari mendapatkan ilmu.

“Masalah kita bukan seminar dan konferensi, terima sertifkat dan lain-lain. Tapi masalah kita adalah kurang semangat dan kurang kerja keras. Seminar itu bisa untuk menambah relasi,” papar JK 

Ia juga membandingkan kondisi pengusaha di Sulawesi Selatan tahun 1960 hingga 1970an. Saat itu, banyak pengusaha-pengusaha yang tidak pendidikannya hanya sampai SMA. Sebagian bahkan tidak lulus SD. Mereka juga tidak pernah ikut-ikut seminar seperti sekarang.

“Makanya saya juga kurang sreg dengan seminar, sebab makin banyak dibicarakan, makin banyak ongkosnya, makin tidak dilaksanakan. Dan perlu saya tegaskan, tidak ada negara maju dari seminar,” ujar JK lagi.

Olehnya itu, JK kembali menegaskan, kunci menjadi pengusaha adalah kerja keras, semangat, pengetahuan dan mengetahui produknya. “Jika itu dipadukan maka saya yakin akan maju dan berkembang,” ungkap Mantan Ketua Umum Golkar tersebut.

JK kemudian menasehati, bahwa Islam memiliki kelebihan dibanding yang lainnya. Pasalnya agama telah mengajarkan untuk mengikuti sunnah Rasulullah Muhammad SAW. Bagi JK, Nabi Muhammad berlatar belakang seorang pedagang. Sehingga tidak ada alasan bagi umatnya untuk tidak mengikuti Rasulullah tersebut. Menjadi pengusaha

Selain itu, lanjut JK, Islam juga memiliki pedoman yang dikenal rukun Islam. Dalam rukun itu pencapaian tertinggi adalah rukun Islam keempat dan kelima, yaitu membayar zakat dan melaksanakan haji. Ironisnya, mayoritas umat Islam di Indonesia tidak mampu menyempurnakan lima rukun itu

“Itu berarti umat Islam dituntut untuk kaya sebab anda tidak akan bisa bayar zakat dan naik haji jika tidak kaya. Sekarang silahkan berniat untuk berusaha dan kaya dengan catatan untuk beribadah,” pungkasnya.

Penulis : Rls

 Komentar

Berita Terbaru
Metro18 April 2026 15:19
Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut, Modus Penipuan Berkedok Sumbangan Masjid Marak
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan baru yang mencatut na...
Metro18 April 2026 13:17
30 Tahun Kuasai Fasum, 40 PKL “Cat Kuning” di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Tanpa Konflik
MAKASSAR, Trotoar.id – Setelah puluhan tahun menempati fasilitas umum, sekitar 40 pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ujung Tinumbu, Kecamatan Bontoal...
Politik18 April 2026 11:32
Musda Golkar Haed To Haed, APPI Kumpul 21 DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id – Peta kekuatan jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut. Dukungan terhadap Munafri Arif...
Hukum18 April 2026 10:56
Andi Ina Bantah Terlibat Dalam Kasus Bibit Nanas
MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari, dengan tegas membantah keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi ...