Unjuk rasa

Emak-Emak Di Gowa Blokir Jalan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 21 September 2023 19:14

Emak-Emak Di Gowa Blokir Jalan

Trotoar.id, Gowa — Puluhan emak-emak Kampung Bontotene, Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa menggelar unjuk rasa dengan memblokir Jalan Hamzah Daeng Tompo.

Pemblokiran jalan dilakukan, lantaran emak-emak tersebut kesat atas ulah sopir truk pengangkut timbunan hasil tambang yang mengakibatkan jalan didepan rumah mereka berdebu

“Kami sebenarnya sudah lama jengkel dengan truk-truk pengangkut tanah karena sejak merek mulai beroperasi rumah kami tidak pernah lagi bersih karena banyaknya debu,” ujar Sahruni Dg Tonji di sela-sela aksi mereka, Kamis (21/9/2023).

Baca Juga  Ketua PB PMII : Musuh Mahasiswa DPR dan Pimpinan Parpol Bukan Aparat Keamanan

Hal yang sama diungkapkan Dg Ngintang. Menurutnya banyaknya debu beterbangan saat truk lewat karena truk yang mengangkut tanah selalu melebihi bak sehingga terpal tidak bisa menutup semua bagian bak truk. “Truk mengangkut terlalu penuh jadi jatuh-jatuh tanahnya ini yang jadi debu,” terangnya.

“Kadang saya bercanda kepada teman-teman kalau rumah saya sudah bisa ditanami kacang hijau saking banyaknya debu,” tambahnya lagi sambil tertawa.

Dalam aksi yang berlangsung sekira 3 jam itu ibu-ibu warga Kampung Bontotete’ne, Cambaya dan Balang-balang mengajukan empat tuntutan. Mereka minta penambang menyiram jalan setiap saat dan setiap hari. Truk tidak boleh mengangkut tanah melebihi bak selanjutnya bak harus tertutup semua bagian. Kecepatan truk tidak boleh lewat 40 km perjam.

Baca Juga  Mahasiswa Unjuk Rasa Tolak UU CILAKA di Depan DPRD, Wakil Ketua DPRD "Bercokol" Diruangan Kerja

Camat Bontomarannu, Syafaat, didampingi Lurah Borongloe, Lurah Bontomanai, Babinkamtibmas Polsek Bontomarannu, dan Kepala Lingkungan setempat, langsung turun tangan menemui ibu-ibu pendemo. Dia berjanji akan segera menyelesaikan persoalan itu
“InsyaAllah secepatnya akan saya panggil semua pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini khususnya penanggung jawab tambang,” tegasnya.

Baca Juga  BNPB: 1.407 Korban Meninggal Akibat Gempa dan Tsunami di Palu

“Saya selaku Camat Bontomarannu sangat memahami aksi ibu-ibu apalagi ini terkait kesehatan warga. Jadi sabarmi tuntutan ini akan saya kawal, kami berterima kasih karena ini masukan yang bagus dari warga,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut salah seorang warga mempertanyakan soal dugaan aktifitas tambang galian C ternyata banyak tanpa izin, Camat Bontomarannu berjanji akan menindak lanjuti.

“Saya belum bisa jawab tapi akan saya pastikan dulu soal ada tidaknya izin mereka melakukan penambangan,” imbuhnya. (*)

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen08 November 2026 00:28
Ranperda APBD Sulsel 2027, Gubernur Sampaikan Jawaban atas Pandangan Umum Fraksi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2027 memasuki ta...
Politik07 November 2026 20:26
Target Rampung Sebelum 2027, Golkar Makassar Bentuk Panitia Musda, Ismail Ditunjuk Pimpin OC
MAKASSAR,, TROTOA.ID— DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mempercepat persiapan Musyawarah Daerah (Musda) dengan membentuk struktur kepanitiaan...
Daerah07 November 2026 19:16
Lepas Kontingen Porprov XVIII, Bupati Sidrap Bidik 10 Besar dan Targetkan 10 Emas
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memasang target ambisius pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 202...
Metro07 November 2026 18:55
Gebyar HUT ke-419 Makassar, Dispora Hadirkan Padel, Golf, Memancing hingga Youth Move Lab
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga ruan...