Trotoar.id, Luwu Utara — Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan menempati posisi strategis dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kedua urusan tersebut saling mempengaruhi, melengkapi dan memperkaya sebagai satu siklus yang berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat membuka Loka Karya Pendidikan dan Kebudayaan di Aula Laga Ligo Kantor Bupati Luwu Utara. Kamis (21/12/2023)
” Transformasi Pendidikan yang massif yang telah dicanangkan pemerintah adalah proses pengembangan, pembaruan, dan penyesuaian paradigma pendidikan sesuai dengan tuntutan jaman ” kata Indah.
Transformasi lanjut Indah, bertujuan memperbaiki sistem pendidikan melalui program merdeka belajar.
Ada beberapa upaya yang sudah dilakukan guna mendukung transformasi Pendidikan dan kebudayaan secara berkelanjutan.
” Diantaranya perbaikan pada infrastruktur dan teknologi, perbaikan kebijakan, prosedur dan pendanaan, 3Perbaikan kepemimpinan, masyarakat, dan budaya serta perbaikan kurikulum, pedagogi dan model asesmen ” ungkap bupati perempuan pertama di Sulsel itu.
Alumni Pasca Sarjana UI itu menambahkan, tranformasi juga dapat dimaknai sebagai bentuk kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan seperti sekolah yang kondusif, sebagai tempat yang menyenangkan dan berinteraksi di dalamnya, baik siswa, guru, tenaga pendidik, orang tua siswa, dan pelaku lainnya.
Guru sebagai penyemangat, mempunyai empat kompetensi yang mumpuni meliputi kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan berkepribadian.
Selain itu ada orang tua yang terlibat Aktif, Keluarga sebagai lembaga pendidikan memiliki fungsi membentuk kepribadian anak, melaksanakan pendidikan anak di rumah dan mendukung pendidikan di sekolah.
” Masyarakat yang peduli, dunia usaha dan Industri, yang ditunjukkan secara nyata berupa kerjasama program, dukungan finansial untuk penelitian dan beasiswa. Organisasi Profesi yang berkontribusi besar, dimana organisasi profesi diharapkan dapat meningkatkan peran dalam penyelenggaraan pendidikan. Organisasi profesi dapat memberikan masukan bahkan menentukan arah kebijakan pendidikan serta peran optimal pemerintah ” tegas Indah.
“Transformasi pendidikan dan kebudayaan mengajak kita semua membangun kolaborasi pentahelix, memperbaiki sistem pendidikan melalui Program Merdeka Belajar, kebudayaan sesuai dengan tuntutan jaman. Anak-anak dapat belajar dengan lebih tenang dengan aktivitas pembelajaran yang lebih holistik ” tutup indah. (*)




Komentar