Pemprov Sulsel

Program Satgas Kesehatan TPS Sukses dalam Pemilu 2024

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 15 Februari 2024 17:44

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan meraih penghargaan dalam penerapan sistem meritokrasi tahun 2023.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan meraih penghargaan dalam penerapan sistem meritokrasi tahun 2023.

Trotoar.id, Makssar – Inisiatif dari Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin, untuk mendirikan Satgas Kesehatan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah membawa dampak positif dalam menangani petugas Pemilu yang membutuhkan pertolongan kesehatan pada hari pencoblosan, Rabu, 14 Februari 2024. Program ini juga membantu pemilih yang mengalami keluhan kesehatan.

Program ini lahir sebagai respons atas kejadian buruk pada Pemilu sebelumnya di Indonesia, di mana 894 petugas meninggal dunia dan 5.175 petugas lainnya mengalami sakit.

Menurut data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan hingga 15 Februari 2024 pukul 00.00 WITA, tidak ada laporan kematian baik dari petugas maupun pemilih.

Ketua Bawaslu Luwu Utara, Muhajirin Daud, menyatakan bahwa Satgas Kesehatan Pemilu 2024 ini responsif dalam menangani petugas yang membutuhkan pertolongan.

“Mereka tanggap dalam menangani petugas yang mengalami masalah kesehatan di lapangan. Mereka dengan cepat ditangani dan dirawat di tempat atau dirujuk ke fasilitas kesehatan,” katanya.

Daud menekankan bahwa program ini bisa diadopsi di daerah lain dan diterapkan pada Pilkada berikutnya.

“Ini perlu ditingkatkan dan dipertahankan, terutama pada Pilkada di mana waktu penyelenggara terbatas, sehingga respons cepat dari tenaga medis sangat penting,” tambahnya.

Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jeneponto, Akhmad Amiruddin Said, mengakui bahwa kehadiran tim kesehatan menciptakan suasana aman di TPS.

“Kehadiran tenaga kesehatan membuat petugas KPPS tidak khawatir dengan kesehatan mereka. Beberapa petugas yang kelelahan langsung ditangani, mencegah masalah selama pemungutan suara,” ujarnya.

Program ini diinisiasi oleh Penjabat Gubernur Sulsel sebagai upaya konkret dalam mendukung suksesnya Pemilu 2024.

“Dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulsel terimplementasi dengan baik, termasuk di Kabupaten Jeneponto. Dinas Kesehatan Jeneponto mendukung program ini,” tambahnya.

Data rinci menunjukkan bahwa sebanyak 11 orang dirawat di rumah sakit dengan 10 orang dalam perawatan, 1 orang sembuh, dan tidak ada yang meninggal.

Di Puskesmas, 1.484 orang mendapatkan perawatan, dengan 975 orang dirawat, 7 dirujuk, dan 504 sembuh. Dari jumlah tersebut, 5 orang dirawat di IGD, 23 rawat inap, dan 1.442 rawat jalan.

Dari total 1.495 pasien, terdiri dari berbagai pihak yang terlibat dalam Pemilu. Humas Pemprov Sulsel menegaskan bahwa program ini adalah langkah nyata dalam memastikan keamanan dan kesehatan bagi semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilu.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro11 Juni 2026 20:19
Wali Kota Makassar Ajak APINDO Jadi Pelopor Gerakan Ramah Lingkungan
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Kalangan dunia usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Selatan diajak untuk berperan aktif ...
Metro11 Juni 2026 18:01
Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Pembangunan, Ranperda Perhubungan Resmi Disahkan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan DPRD Kota Makassar kembali diperkuat melalui pembentukan regulasi daerah yang str...
Metro11 Juni 2026 17:56
Menaker Yassierli: Perempuan Harus Jadi Penggerak Utama Transformasi Dunia Kerja
JENEWA, TROTOAR.ID — Peran perempuan dalam transformasi dunia kerja ditegaskan harus diperkuat di tengah pesatnya perkembangan teknologi global. Pen...
Daerah11 Juni 2026 16:26
BAZNAS Bulukumba Sembelih 129 Ekor Kambing DAM Jamaah Haji, Didistribusikan ke Panti Asuhan dan Ponpes
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Penyembelihan hewan DAM jamaah haji asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M telah dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Na...