Trotoar.id, Makssar — Menurut analisis politik dari Direktur Nurasi Strategi, Nurmal Idrus, pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Danny Pomanto dalam pemilihan gubernur Sulawesi Selatan memiliki potensi untuk memenuhi unsur-unsur politik yang diperlukan.
Idrus menyoroti bahwa Danny Pomanto, yang akrab disapa DP, memiliki basis yang kuat di Kota Makassar, sementara Andi Sudirman Sulaiman (ASS), mantan gubernur Sulsel, memiliki basis di wilayah Bosowa dan sebagian jazirah Tengah Sulsel.
“Dua pasangan ini didukung oleh partai besar seperti Gerindra dan PDIP, yang memberikan keuntungan besar dalam menggalang dukungan massa dan sumber daya yang kuat.” Kata Nurmal Idrus.
Baca Juga :
Namun, dukungan dari partai besar tersebut juga dapat menjadi ancaman bagi penyatuan keduanya karena PDIP dan Gerindra memiliki keberpihakan politik yang berseberangan secara nasional.
Lebih lanjut, Idrus menambahkan bahwa kecocokan antara ASS dan DP tidak hanya terlihat dari sisi geopolitik, tetapi juga dari kesamaan visi dan misi mereka dalam pembangunan daerah Sulawesi Selatan.
ASS, dengan basis di Bosowa dan sebagian jazirah Tengah Sulsel, memiliki pengalaman luas dalam mengelola wilayah tersebut, sementara DP telah terbukti memiliki komitmen kuat dalam memajukan Kota Makassar.
Tantangan terbesar bagi pasangan ini adalah bagaimana mereka mengelola perbedaan politik antara PDIP dan Gerindra, sehingga dapat menjaga keutuhan dan kestabilan koalisi mereka di tingkat lokal.
Namun, dengan kepemimpinan yang kuat dan kemampuan berkomunikasi yang efektif, ASS dan DP dapat mengatasi perbedaan politik tersebut dan fokus pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.



Komentar