Addy

Kodam XIV Apresiasi Langkah PJ Gubernur Sulsel

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 29 Mei 2024 15:59

Kodam XIV Apresiasi Langkah PJ Gubernur Sulsel

Teotoar.id, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, membuka ruang dialog dengan para prajurit pada kegiatan Apel Komandan Satuan TNI Angkatan Darat Kodam XIV/Hasanuddin di Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Rabu, 29 Mei 2024.

Dalam arahannya, Pj Gubernur Prof. Zudan menekankan pentingnya peran TNI dalam memperkuat program ketahanan pangan di Sulawesi Selatan. Interen Pgs.

Dandenkesyah 14.04.01 Bone Kesdam XIV/Hasanuddin, Letkol Ckm dr. I Nyoman Mudana, M. Biomed, Sp.KJ, mengungkapkan bahwa perkebunan di Bone menghadapi tantangan serius.

Selama musim hujan, curah hujan sangat tinggi, sementara di musim kering, tanah menjadi gersang sehingga tanaman seringkali mengering.

Ia menekankan pentingnya menjaga ekosistem dan menyarankan agar penanaman hortikultura dilakukan tanpa menggunduli hutan, untuk mencegah kekeringan dan pemanasan.

Letkol Nyoman juga mengapresiasi ruang dialog ini karena memungkinkan penyampaian masalah dan saran langsung kepada gubernur.

“Ini mantap, bagus, karena Bapak Penjabat Gubernur mendengarkan dan memberikan penjelasan,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Prof. Zudan menyarankan agar penanaman mengikuti siklus tanam yang sesuai dengan musim. Untuk daerah yang kekurangan air, ia mengusulkan penggunaan pompanisasi.

“Bisa disampaikan ke Bapak Kadis Pertanian untuk lokasi titiknya di mana,” tambahnya.

Dalam paparannya, Prof. Zudan menyampaikan strategi peningkatan ketahanan pangan melalui tiga aspek utama: ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan.

Untuk aspek ketersediaan, ia menekankan produksi pangan domestik dan stok/cadangan pangan. Aspek keterjangkauan mencakup stabilitas pasokan dan harga, sementara aspek pemanfaatan berkaitan dengan keamanan dan mutu pangan.

Sulawesi Selatan memiliki Indeks Ketahanan Pangan sebesar 83.36, menduduki posisi keempat di Indonesia. Sebagai lumbung pangan, Sulsel mencatat produksi padi sebesar 4,87 juta ton dan jagung sebesar 2,25 juta ton.

Produksi komoditas lainnya meliputi ubi kayu sebanyak 376 ribu ton, ubi jalar 38 ribu ton, dan kacang tanah 15 ribu ton.

Dialog ini diharapkan dapat memperkuat program ketahanan pangan di Sulsel melalui sinergi dan kolaborasi semua pihak.

Dengan demikian, program ini diharapkan dapat terlaksana dengan baik dan mencapai tujuannya. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro11 Juni 2026 20:19
Wali Kota Makassar Ajak APINDO Jadi Pelopor Gerakan Ramah Lingkungan
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Kalangan dunia usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Selatan diajak untuk berperan aktif ...
Metro11 Juni 2026 18:01
Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Pembangunan, Ranperda Perhubungan Resmi Disahkan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan DPRD Kota Makassar kembali diperkuat melalui pembentukan regulasi daerah yang str...
Metro11 Juni 2026 17:56
Menaker Yassierli: Perempuan Harus Jadi Penggerak Utama Transformasi Dunia Kerja
JENEWA, TROTOAR.ID — Peran perempuan dalam transformasi dunia kerja ditegaskan harus diperkuat di tengah pesatnya perkembangan teknologi global. Pen...
Daerah11 Juni 2026 16:26
BAZNAS Bulukumba Sembelih 129 Ekor Kambing DAM Jamaah Haji, Didistribusikan ke Panti Asuhan dan Ponpes
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Penyembelihan hewan DAM jamaah haji asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M telah dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Na...