Trotoar.id, Makassar – Perebutan rekomendasi dari Partai Golongan Karya (Golkar) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Barru semakin memanas.
Dua kader Golkar, Andi Ina Kartika Sari dan Mudassir Hasri Gani, bersaing ketat untuk menarik simpati partai agar mendapatkan dukungan resmi sebagai calon Bupati Barru.
Mudassir Unggul Berkat Dukungan Partai Nasdem dan Kepemimpinan di Golkar Barru
Baca Juga :
Saat ini, Mudassir Hasri Gani dinyatakan unggul atas Andi Ina Kartika Sari. Mudassir, yang menjabat sebagai Ketua Golkar Barru, telah berhasil mendapatkan rekomendasi dari Partai Nasdem.
Selain itu, kekuasaannya atas perangkat partai di Kabupaten Barru semakin menguatkan posisinya dalam perebutan rekomendasi ini.
Apalagi Mudassir berhasil menjadikan Golkar sebagai pemenang pemilu di kabupaten tersebut, sehingga kemenangan GOlkar di Barru menjadi modal Mudassir mendapat dukungan Golkar
Andi Ina Kartika Sari Masih Belum Kantongi Dukungan
Di sisi lain, Andi Ina Kartika Sari, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Sulsel, belum mampu memperoleh rekomendasi dari partai mana pun.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Andi Ina untuk memenuhi syarat pencalonan dan membangun sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Barru.
Keunggulan Mudassir dengan Pasangan Ulfa, Putri Bupati Barru
Salah satu keunggulan signifikan Mudassir adalah keputusannya untuk berpasangan dengan Ulfa, putri dari Bupati Barru yang masih menjabat hingga 2025.
Hal ini memberikan Mudassir tambahan dukungan politik yang kuat, membuat posisi Andi Ina semakin tersudut.
Dukungan Generasi Z untuk Pasangan Ulfa-Mudassir
Pasangan Ulfa-Mudassir terus mendapatkan dukungan, terutama dari generasi Z yang melihat pasangan ini sebagai representasi mereka dalam kontestasi politik lima tahunan ini. Dukungan ini menjadi aset penting dalam kampanye mereka.
Golkar Tunggu Hasil Survei Kedua untuk Penentuan Calon Resmi
Hingga saat ini, Partai Golkar belum menentukan siapa kader yang akan diusung dalam Pilkada Kabupaten Barru pada November mendatang.
Golkar masih menunggu hasil survei tahap kedua untuk mempersempit pilihan kader yang akan diusung.
Dengan semakin dekatnya Pilkada, perebutan rekomendasi ini akan semakin intens dan menarik untuk diikuti.
Apakah Mudassir Hasri Gani akan terus memimpin, atau akankah Andi Ina Kartika Sari mampu mengejar ketinggalannya? Semua akan terjawab dalam waktu dekat.




Komentar