Makassar, Trotoar.id – Program Nyaman Pendidikan Paripurna, yang menawarkan seragam sekolah gratis, menjadi harapan besar bagi orang tua di Kecamatan Biringkanaya.
Inisiatif ini diusung oleh pasangan calon Wali Kota Makassar, Andi Seto Asapa dan Rezki Mulfiati Lutfi, yang dikenal dengan akronim “Sehati”.
Sejumlah emak-emak di Kelurahan Bulurokeng secara kompak mengungkapkan keinginan mereka agar program seragam sekolah gratis dapat terwujud jika pasangan nomor urut 2 ini terpilih pada Pilwalkot Makassar 2024.
Baca Juga :
Menurut rencana, setiap siswa baru, mulai dari tingkat SD hingga SMP, akan menerima seragam lengkap dari Pemerintah Kota Makassar.
Seragam yang disediakan mencakup topi, baju, celana, pakaian pramuka, pakaian adat, serta pakaian olahraga. Tak hanya itu, siswa juga akan mendapatkan sepatu, tas, dan alat tulis sekolah.
“Mulai dari SD hingga SMP, Insya Allah semua perlengkapan akan kami gratiskan,” ujar Rezki saat menggelar kampanye di Kelurahan Bulurokeng dan Pai pada Jumat (27/9/2024).
Yang menjadi kabar baik bagi masyarakat Makassar, pasangan Andi Seto Asapa dan Rezki Mulfiati Lutfi tidak perlu menjalankan program ini sebagai proyek percobaan.
Andi Seto telah sukses merealisasikan program serupa saat menjabat sebagai Bupati Sinjai pada periode 2018-2023, yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satu warga Bulurokeng, Siti Ismah, mengungkapkan rasa syukurnya ketika mendengar penjelasan Rezki mengenai program Nyaman Pendidikan.
Menurutnya, jika program ini terlaksana, keluarga mereka dapat menghemat hingga satu juta rupiah lebih.
“Bayangkan, saat tahun ajaran baru tiba, saya harus mengeluarkan jutaan rupiah untuk dua anak saya yang sama-sama bersekolah di SD. Begitu mendengar ada seragam sekolah gratis, saya sangat bahagia.
Semoga program Pak Andi Seto dan Ibu Rezki ini bisa meringankan beban keluarga saya,” ungkap Baeda, seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Bulurokeng.
Dengan komitmen untuk memberikan kemudahan bagi warga dalam dunia pendidikan, pasangan Sehati berharap bisa memenuhi harapan masyarakat dan meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas di Makassar.




Komentar