Makassar, Trotoar.id — Pasangan calon Gubernur Sulawesi Selatan, Danny Pomanto dan Azhar Arsyad, yang dikenal dengan akronim “DIA”, telah memaparkan komitmen mereka untuk meningkatkan kesejahteraan petani jika terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel periode 2025-2030.
Dalam program unggulannya, pasangan DIA berencana membangun pusat-pusat pembelian produk pertanian yang akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).
Langkah ini juga dibarengi dengan kebijakan memperkuat hilirisasi sektor pertanian di seluruh 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Baca Juga :
Menyambut visi ini, tim pemenangan “F1 WINNING TEAM JENEPONTO,” yang sebagian besar beranggotakan petani, menyatakan kesiapannya untuk menyatukan kekuatan dalam memenangkan pasangan Danny Pomanto-Azhar Arsyad.
Mereka fokus menggalang dukungan di Kabupaten Jeneponto, khususnya di Kecamatan Bontoramba.
Koordinator Kecamatan Bontoramba, Ridwan Kasim Karaeng Sikki, mengungkapkan keyakinannya terhadap program yang ditawarkan pasangan DIA.
Menurutnya, kehadiran BUMD dan Bumdes sebagai penjamin harga hasil panen petani akan memberikan kepastian dan stabilitas ekonomi bagi masyarakat.
“Danny Pomanto memiliki visi yang jelas untuk mensejahterakan petani. Dengan kepastian harga beli hasil panen yang akan dikelola oleh BUMD dan Bumdes, kami merasa optimis dan solid untuk berjuang bersama pasangan DIA,” ujar Karaeng Sikki.
Pernyataan serupa juga disampaikan Jabal Arfah Karaeng Siama, tokoh masyarakat Desa Cabiri.
Menurutnya, program pro-petani yang diusung pasangan DIA akan memperkuat ekonomi pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan para petani di daerah tersebut.
Karaeng Siama bahkan optimistis, dengan kebijakan yang tepat, Sulawesi Selatan tidak hanya akan menjadi lumbung pangan nasional, tetapi juga berpotensi menjadi pusat pangan dunia di bawah kepemimpinan Danny Pomanto dan Azhar Arsyad.
“Kami yakin visi pro-petani dari pasangan DIA akan membawa Sulsel menjadi pemain kunci dalam ketahanan pangan global,” pungkasnya.




Komentar