Makassar, Trotoar.id – Dalam kunjungannya ke Kelurahan Pisang Selatan, Kecamatan Ujung Pandang, Calon Wali Kota Makassar nomor urut 3, Indira Yusuf Ismail, menerima langsung aspirasi dari ibu-ibu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berharap mendapatkan bantuan terkait legalitas usaha.
Ibu-ibu tersebut mengeluhkan kendala yang mereka hadapi dalam mengembangkan bisnis mereka, terutama terkait dengan izin resmi seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, dan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).
Banyak dari pelaku UMKM di kawasan ini adalah ibu rumah tangga yang aktif menjalankan usaha, namun keterbatasan akses terhadap legalitas menghambat pertumbuhan bisnis mereka.
Baca Juga :
Tanpa NIB dan sertifikasi yang lengkap, UMKM mereka sulit memperluas pasar dan membangun kepercayaan konsumen.
“Kami di sini rata-rata ibu rumah tangga yang punya UMKM, tapi banyak yang belum punya NIB, sertifikat halal, dan PIRT. Kami berharap Bu Indira bisa membantu agar usaha kami bisa lebih besar lagi,” ujar salah satu warga saat menyampaikan keluhannya.
Merespon hal ini, Indira Yusuf Ismail menyatakan komitmennya untuk memperkuat UMKM, terutama yang dikelola oleh perempuan.
Selama menjabat sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kota Makassar, Indira telah banyak berperan dalam pemberdayaan ekonomi perempuan dan peningkatan kualitas UMKM.
Ia berencana melanjutkan program-program pemberdayaan UMKM, khususnya terkait pelatihan dan sertifikasi usaha, jika terpilih sebagai Wali Kota Makassar.
“Saya memahami betapa pentingnya legalitas dan sertifikasi bagi UMKM agar dapat berkembang. Kami akan memperluas program inkubator center yang telah ada, dan memastikan bahwa para pelaku UMKM mendapatkan pelatihan serta pendampingan yang diperlukan,” ujar Indira.
Inkubator center, lanjutnya, bukan hanya fasilitas, tetapi platform untuk membantu UMKM berkembang. Program ini akan mencakup pelatihan keterampilan, peningkatan kualitas produk, desain kemasan, dan strategi pemasaran.
Selain itu, inkubator center juga akan membantu dalam pengurusan izin usaha dan sertifikasi halal, sehingga UMKM di Makassar dapat lebih kompetitif di pasar lokal, nasional, bahkan global.
Indira juga menyampaikan bahwa program inkubator ini adalah bagian dari visi yang lebih besar untuk menciptakan ekosistem bisnis yang mendukung UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat.
“Masukan dari masyarakat akan menjadi panduan kami. Program-program seperti ini, yang terbukti membawa manfaat, akan kami teruskan dan sempurnakan untuk kepentingan UMKM dan pemberdayaan perempuan,” tegasnya.
Indira Yusuf Ismail berharap, melalui dukungan yang tepat, UMKM di Makassar bisa menjadi lebih mandiri, berdaya saing, dan menjadi pilar penting dalam perekonomian kota.




Komentar