Luwu, Trotoar.id – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu, Arham Basmin Mattayang (ABM) dan Rahmat, memperkenalkan program unggulan dengan alokasi anggaran Rp100 miliar untuk sektor pertanian dan perikanan.
Program ini dirancang untuk mendukung ekonomi masyarakat setempat serta sejalan dengan agenda ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Program ini difokuskan untuk mendorong kemajuan petani dan nelayan di Luwu. Dalam berbagai kesempatan kampanye, Arham menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen utamanya bersama Rahmat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga :
“Rp100 miliar ini kami siapkan demi kemajuan sektor pertanian dan perikanan, yang akan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Luwu secara keseluruhan,” ungkap Arham saat kampanye di Lapangan Andi Maradang Bua, Jumat (08/11).
Dengan sebagian besar penduduk Luwu bekerja di sektor pertanian dan perikanan, program ini dirancang khusus untuk memperkuat kedua bidang tersebut sebagai pilar ekonomi utama.
“Kita ingin Luwu maju dan sejahtera dengan petani dan nelayan yang lebih produktif. Ini adalah langkah nyata kami untuk mencapai visi ‘Luwu Juara, Maju, dan Sejahtera,'” tambah Arham.
Selain itu, Arham menekankan bahwa program ini senafas dengan rencana pemerintah pusat yang dicanangkan Presiden Prabowo.
“Presiden Prabowo telah mengutarakan visi swasembada pangan sebagai agenda penting dalam menghadapi tantangan global. Program ini kami rancang untuk mendukung pencapaian tersebut dari wilayah Luwu,” tegas Arham.
Dukungan untuk program ini juga datang dari Direktur Lembaga Pemerhati Pemerintah dan Demokrasi, Zul Majjaga.
Ia menilai bahwa program ABM – Rahmat adalah satu-satunya inisiatif daerah yang selaras dengan agenda nasional Presiden Prabowo dalam mencapai swasembada pangan.
“Anggaran Rp100 miliar per tahun ini benar-benar difokuskan untuk petani dan nelayan. Jika sektor ini kuat, maka ketahanan pangan yang diusung Presiden Prabowo dapat terealisasi di Luwu,” ujar Zul, Sabtu (09/11).
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat ini, diharapkan program Rp100 miliar tersebut mampu membawa perubahan signifikan bagi sektor pertanian dan perikanan di Luwu, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.



Komentar