Makassar, Trotoar.id – Program Bus Trans Sulsel, yang diinisiasi oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mencatat pencapaian impresif selama enam bulan operasionalnya.
Hingga kini, sebanyak 42.014 penumpang telah memanfaatkan layanan ini secara gratis, menandai langkah strategis pemerintah provinsi dalam menyediakan transportasi publik yang aman dan nyaman.
Diluncurkan pada 15 Mei 2024, Bus Trans Sulsel merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan DAMRI.
Baca Juga :
Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan infrastruktur transportasi nasional sekaligus meningkatkan konektivitas antardaerah di Sulsel.
Saat ini, layanan Bus Trans Sulsel mencakup lima rute utama, yaitu:
- Bone – Sinjai
- Parepare – Sidrap
- Selayar
- Pangkep – Barru
- Pangkep – Maros
Plh Kepala Bappelitbangda Sulsel, Andi Bakti Haruni, menyebut bahwa program ini menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan.
Dengan faktor muat rata-rata 76,94 persen, sekitar 23 dari 30 kursi di setiap bus terisi secara konsisten sepanjang periode operasionalnya.
“Hingga 182 hari operasional, Bus Trans Sulsel telah melayani 42.014 penumpang dengan layanan gratis. Angka ini terus bertambah, menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap program ini,” ujar Andi Bakti pada Minggu (1/12/2024).
Inisiasi ini diharapkan menjadi solusi transportasi publik yang lebih terjangkau, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil.
Menurut Prof. Zudan Arif Fakrulloh, layanan gratis ini tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mengurangi beban ekonomi mereka.
“Program ini bertujuan menciptakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan mudah diakses, sehingga dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulsel,” jelasnya.
Keberlanjutan Bus Trans Sulsel menjadi prioritas pemerintah dalam memastikan akses transportasi yang inklusif.
Dengan peningkatan jumlah penumpang dan tingginya faktor muat, program ini membuktikan bahwa transportasi publik berkualitas dapat menjadi solusi mobilitas modern di Sulawesi Selatan.
Hadirnya Bus Trans Sulsel di bawah kepemimpinan Prof. Zudan tidak hanya mencerminkan visi pengembangan transportasi berkelanjutan, tetapi juga komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sulsel.



Komentar