DPRD Sulsel

Di Hadapan Menko PMK, YM Minta Pemerintah Tidak Miliki Kesiapan Mitigasi Bencana

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 02 Januari 2025 15:20

Di Hadapan Menko PMK, YM Minta Pemerintah Tidak Miliki Kesiapan Mitigasi Bencana

Makassar, Trotoar.id – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, SE, M.Si, menghadiri rapat koordinasi penanganan bencana hidrometeorologi di Makassar.

Rapat ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, serta dihadiri Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Zudan, Sekretaris Provinsi, Kepala BNPB, Kepala BMKG, Kapolda, Forkopimda, dan para kepala daerah di Sulawesi Selatan.

Dalam rapat, dibahas langkah strategis untuk mengantisipasi dan menangani potensi bencana yang meningkat akibat fenomena hidrometeorologi.

Berdasarkan kajian BMKG Sulawesi Selatan, 16 wilayah di provinsi ini telah terdampak banjir, sehingga peningkatan kesiagaan darurat menjadi prioritas utama.

Baca Juga  D'Orbit Cafe Makassar Gelar Bukber Bareng Member Setia

Bantuan dan Upaya Pemerintah
Menko PMK, Pratikno, menyampaikan bahwa BNPB telah menyalurkan bantuan senilai Rp 14 miliar untuk mendukung penanganan bencana di wilayah Sulawesi Selatan.

Bantuan ini mencakup dana darurat untuk kebutuhan evakuasi, penanganan korban, serta rehabilitasi infrastruktur yang rusak.

Selain itu, Kepala BNPB juga mengusulkan program rehabilitasi dan rekonstruksi bagi daerah terdampak dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Kepala BMKG memaparkan potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi, yang diprediksi memuncak pada Januari hingga Februari 2025.

Baca Juga  Hadiri Pelantikan Rektor UMI, Ini Harapan Ketua DPRD Sulsel

Beberapa daerah rawan seperti Makassar, Gowa, Maros, Pangkep, dan Barru mendapat perhatian khusus, termasuk wilayah Bontocani dan Tellulimpoe di Kabupaten Bone yang diperkirakan mengalami curah hujan sangat tinggi pada awal Januari.

Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Yasir Machmud, menyerukan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko bencana akibat curah hujan tinggi.

Ia juga menegaskan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan warga.

“Bencana banjir ini tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengganggu mobilitas masyarakat. Kami akan terus memantau situasi dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar,” ujar Yasir.

Baca Juga  Tiga Pimpinan DPRD Sulsel Jadi Saksi, JPU Sebut SPPD dan Kwitansi Fiktif Penyebab Tekor Kas DPRD Sulsel

Ia menambahkan bahwa DPRD akan mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat sistem tanggap darurat di seluruh wilayah terdampak.

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan, menggarisbawahi pentingnya sinergi antar pihak dalam menghadapi tantangan bencana.

“Kami akan bergerak cepat dengan melibatkan semua OPD terkait untuk menangani dampak bencana dan meminimalkan kerugian masyarakat,” tegasnya.

Rapat ini menegaskan komitmen semua pihak dalam mengantisipasi dan menangani potensi bencana, dengan harapan agar dampak hidrometeorologi dapat diminimalkan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...
Metro04 November 2026 17:31
419 Anak Disiapkan Ikuti Sunatan Massal Gratis, Dinkes Makassar Jadikan HUT Kota Momentum Berbagi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bertambahnya usia Kota Makassar menjadi 419 tahun tidak hanya dirayakan melalui seremoni dan hiburan. Pemerintah Kota Makassa...
Metro04 November 2026 16:27
Penataan Peternakan Panaikang, Appi Cari Jalan Tengah: Relokasi Disiapkan, Modal Usaha Difasilitasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Penataan kawasan permukiman tidak boleh berujung pada hilangnya mata pencaharian masyarakat. Prinsip itu menjadi pendekatan y...
Daerah04 November 2026 15:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...