Pemprov Sulsel

Menko PMK Pratikno: Antisipasi Penting di Tengah Cuaca Ekstrem

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 03 Januari 2025 16:02

Menko PMK Pratikno: Antisipasi Penting di Tengah Cuaca Ekstrem

Makassar, Trotoar.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyerahkan bantuan senilai Rp14,4 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel).

Bantuan ini ditujukan untuk mendukung penanganan bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

“Bantuan ini memang belum seberapa, tetapi cukup untuk tanggap darurat awal. Selanjutnya, kami akan menunggu bantuan tambahan,” ujar Pratikno usai memimpin rapat koordinasi penanggulangan bencana bersama Pemprov Sulsel, BNPB, BMKG, serta para bupati dan wali kota se-Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (2/1).

Dalam rapat tersebut, Pratikno mengingatkan bahwa curah hujan tinggi dapat memicu berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga gelombang laut yang tinggi.

“Kami telah berkoordinasi dengan Forkopimda Sulsel, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh pihak terkait untuk meminimalkan dampak bencana,” tambahnya.

Kepala BMKG RI, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, menyampaikan bahwa cuaca ekstrem diperkirakan masih berlangsung hingga Juni 2025.

“Beberapa wilayah seperti Makassar, Maros, dan Soppeng harus waspada mulai 2 hingga 7 Januari. Informasi cuaca harian tersedia melalui aplikasi Info BMKG,” jelas Dwikorita.

Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah daerah.

“Makassar dan 16 kabupaten/kota lainnya telah menghadapi bencana, tetapi berkat kesigapan pemerintah daerah, dampaknya dapat diminimalkan,” katanya.

Pj Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyambut baik bantuan pemerintah pusat.

Ia meminta seluruh kepala daerah dan instansi terkait untuk terus bersiaga selama enam bulan ke depan.

“Masyarakat pesisir dan nelayan harus waspada terhadap cuaca ekstrem dan tinggi gelombang laut,” tegasnya.

Pemprov Sulsel berkomitmen untuk segera mengeksekusi hasil rapat koordinasi di lapangan. Infrastruktur fisik, kesiapan aparat, dan edukasi masyarakat menjadi fokus utama untuk mengurangi risiko bencana.

Rapat ini dihadiri oleh Kapolda Sulsel, Pangkoopsau, perwakilan Pangdam Hasanuddin, serta para bupati dan wali kota se-Sulsel.

Dengan sinergi lintas sektor, diharapkan langkah antisipatif ini dapat memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Sulsel.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro11 Juni 2026 20:19
Wali Kota Makassar Ajak APINDO Jadi Pelopor Gerakan Ramah Lingkungan
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Kalangan dunia usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Selatan diajak untuk berperan aktif ...
Metro11 Juni 2026 18:01
Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Pembangunan, Ranperda Perhubungan Resmi Disahkan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan DPRD Kota Makassar kembali diperkuat melalui pembentukan regulasi daerah yang str...
Metro11 Juni 2026 17:56
Menaker Yassierli: Perempuan Harus Jadi Penggerak Utama Transformasi Dunia Kerja
JENEWA, TROTOAR.ID — Peran perempuan dalam transformasi dunia kerja ditegaskan harus diperkuat di tengah pesatnya perkembangan teknologi global. Pen...
Daerah11 Juni 2026 16:26
BAZNAS Bulukumba Sembelih 129 Ekor Kambing DAM Jamaah Haji, Didistribusikan ke Panti Asuhan dan Ponpes
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Penyembelihan hewan DAM jamaah haji asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M telah dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Na...