Daeng Ical

Deng Ical Desak Komdigi Segera Blokir Aplikasi Prostitusi Online

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 04 Januari 2025 14:58

Deng Ical Desak Komdigi Segera Blokir Aplikasi Prostitusi Online

Makassar, Trotoar.id – Selain gencar menyuarakan untuk menanggulangi judi online (judol), Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal MI, atau yang lebih dikenal dengan Deng Ical, kembali menekan pemerintah agar segera merespons maraknya prostitusi online yang semakin berkembang.

Sebagai legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Deng Ical menilai Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi) harus mengambil langkah tegas untuk memberantas platform-platform yang merusak moral bangsa ini.

“Prostitusi online sudah semakin marak, terhubung langsung dengan aplikasi kencan atau media sosial yang disalahgunakan. Beberapa aplikasi yang populer seperti Mixxxx, Tinxxx, Litxxxxx, dan Telegxxx kini tidak hanya menjadi tempat mencari pasangan, tapi juga untuk transaksi seks,” ujar Deng Ical, Sabtu (4/1).

Baca Juga  Anggota DPRD Sulsel Muchtar Mappatoba Sosialisasi Perda Pemberdayaan Koperasi dan UKM di Sinjai

Ancaman Serius bagi Generasi Muda
Deng Ical menegaskan bahwa ini merupakan masalah yang sangat serius dan menjadi ancaman bagi generasi Indonesia.

Menurutnya, pemerintah melalui Komdigi harus tegas untuk mencegah prostitusi online tumbuh subur di Indonesia.

“Prostitusi online bukan hanya melibatkan orang dewasa, tapi juga anak-anak di bawah umur. Bahkan, banyak kasus perceraian yang meningkat akibat pasangan terlibat dalam prostitusi online. Ini adalah dampak langsung yang merusak tatanan keluarga dan sosial,” tambahnya.

Dia mengingatkan, jumlah aplikasi kencan global saat ini mencapai lebih dari 8.000 platform dengan pengguna lebih dari 300 juta.

Hal ini menunjukkan bahwa selain dampak negatif bagi moral, platform-platform ini juga dapat mengancam kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia.

Baca Juga  Soal Wakil, Daeng Ical: Kita Tunggu Hasil Survei

Kolaborasi dan Pengawasan Ketat
Deng Ical mengimbau agar Komdigi meningkatkan pengawasan terhadap konten digital di internet dan berkolaborasi dengan penyedia layanan internet serta platform media sosial untuk mencegah berkembangnya prostitusi online.

Menurutnya, pengawasan saja tidak cukup; harus ada tindakan tegas seperti pemblokiran konten yang melanggar, bahkan penegakan hukum terhadap pelaku.

“Jika perlu, lakukan penegakan hukum yang tegas. Jangan biarkan praktik ini terus berkembang tanpa kendali di dunia maya. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas legislator Dapil Sulsel I ini.

Selain pengawasan yang lebih ketat, Deng Ical juga menyebut rendahnya literasi digital masyarakat sebagai salah satu faktor penyebab berkembangnya prostitusi online.

Baca Juga  Dewan Sesalkan Eksekusi Lahan Mattoangin Berakhir Bentrok

Oleh karena itu, dia meminta Komdigi untuk aktif mengedukasi masyarakat tentang penggunaan internet yang bijak.

“Pendidikan literasi digital sangat penting. Masyarakat harus lebih sadar dan bijak dalam memanfaatkan media sosial. Pemerintah harus memastikan bahwa hukum juga bisa mengejar perkembangan teknologi ini,” katanya.

Deng Ical mengingatkan bahwa untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, DPR, masyarakat, serta seluruh stakeholder untuk menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan bebas dari praktik ilegal yang merusak moral bangsa.

“Masyarakat juga harus aktif menjadi bagian dari solusi, bukan hanya mengandalkan pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini,” tutup Ketua DPW Syarikat Islam (SI) Provinsi Sulsel itu. ( *)

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...
Metro04 November 2026 17:31
419 Anak Disiapkan Ikuti Sunatan Massal Gratis, Dinkes Makassar Jadikan HUT Kota Momentum Berbagi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bertambahnya usia Kota Makassar menjadi 419 tahun tidak hanya dirayakan melalui seremoni dan hiburan. Pemerintah Kota Makassa...
Metro04 November 2026 16:27
Penataan Peternakan Panaikang, Appi Cari Jalan Tengah: Relokasi Disiapkan, Modal Usaha Difasilitasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Penataan kawasan permukiman tidak boleh berujung pada hilangnya mata pencaharian masyarakat. Prinsip itu menjadi pendekatan y...
Daerah04 November 2026 15:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...