Pemprov Sulsel

Donor Darah di Sulsel Meningkat Signifikan dalam Tiga Tahun Terakhir

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 05 Januari 2025 15:11

Donor Darah di Sulsel Meningkat Signifikan dalam Tiga Tahun Terakhir

Makassar, Trotoar.id – Unit Transfusi Darah (UTD) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mencatat peningkatan signifikan jumlah donor darah selama tiga tahun terakhir.

Pencapaian ini menjadi langkah progresif dalam mengatasi tantangan ketersediaan darah yang selama ini kerap dihadapi, seperti rendahnya kesadaran masyarakat, distribusi yang tidak merata, hingga minimnya pendonor tetap.

“Melalui kerja sama antara masyarakat, lembaga pemerintah, dan mitra swasta, kesadaran akan pentingnya donor darah berhasil ditingkatkan secara signifikan,” ujar Erna Komalaningrum, Kepala UTD Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (5/1/2025).

Baca Juga  Arham Optimis KNPI Sulsel Mampu Melahirkan Pemimpin Baru Menasional

Data resmi menunjukkan tren positif yang konsisten dalam jumlah pendonor darah selama periode 2022 hingga 2024.

Pada tahun 2022, UTD mencatat 23.969 pendonor, mencapai 95,87 persen dari target tahunan.

Tahun 2023 menunjukkan capaian yang lebih baik, dengan 28.426 pendonor atau 101,5 persen dari target. Puncaknya terjadi pada 2024, dengan jumlah pendonor mencapai 29.345, atau 104,8 persen dari target tahunan.

“Peningkatan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras semua pihak dalam menjawab tantangan ketersediaan darah,” tambah Erna.

Baca Juga  Dihadapan 1000 Pengurus OSIS SMA/SMK se Sulsel, Andi Sudirman Beri Motivasi

Keberhasilan ini tidak lepas dari arahan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, yang secara konsisten mendorong berbagai upaya strategis.

Dalam beberapa kesempatan, Prof. Zudan menekankan pentingnya kampanye kesadaran publik, peningkatan skrining darah, pembinaan komunitas pendonor tetap, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan donor darah.

“Ke depan, UTD Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan inovasi dalam pengelolaan donor darah, termasuk implementasi akreditasi dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB),” ungkap Erna.

Baca Juga  Menanam Bersama Pj Gubernur Sulsel, Petani Milenial Ikut Galakkan Budidaya Cavendish

Sinergi kuat antara pemerintah, masyarakat, dan mitra strategis diharapkan mampu memenuhi kebutuhan darah secara berkelanjutan.

Langkah ini tidak hanya mendukung ketersediaan darah yang aman dan cukup, tetapi juga memperkuat kesehatan dan keselamatan masyarakat di Sulawesi Selatan.

Dengan komitmen bersama, Sulawesi Selatan siap menjadi model pengelolaan donor darah yang berkelanjutan, memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat dan mengatasi tantangan yang ada. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik22 Oktober 2026 12:37
AMPI Sulsel Rekomendasikan Andi Nurhaldin NH Maju sebagai Ketua Golkar Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinamika menuju pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mengemuka. DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (...
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...