Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Minta Polemik Sertifikasi Laut Dibuka Secara Transparan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 01 Februari 2025 19:00

Walikota makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto beserta ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail terlihat kompak dan solid dalam menjalankan sinergis tugas dan fungsi yang menjadi kunci utama  keberhasilan dalam menjalankan program pembangunan.
Walikota makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto beserta ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail terlihat kompak dan solid dalam menjalankan sinergis tugas dan fungsi yang menjadi kunci utama  keberhasilan dalam menjalankan program pembangunan.

Makassar, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, meminta agar polemik terkait penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) di wilayah laut dibuka secara transparan.

Ia menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui dasar hukum serta proses penerbitan sertifikat yang menyangkut ruang laut di Kota Makassar.

Menurut Ramdhan, transparansi dalam persoalan ini sangat penting untuk memastikan bahwa regulasi yang berlaku benar-benar ditegakkan.

“Pemerintah harus bersikap terbuka dan menjelaskan kepada publik bagaimana proses penerbitan sertifikat di wilayah laut ini. Jika ada kekeliruan atau pelanggaran, maka harus segera dikoreksi,” ujar Ramdhan, Senin (3/2/2025).

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan instansi terkait, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dalam menjelaskan mekanisme penerbitan sertifikat tersebut.

Polemik sertifikasi lahan di ruang laut menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan bahwa penerbitan HGB dan SHM di beberapa wilayah pantai Kota Makassar tidak sesuai dengan regulasi tata ruang dan pemanfaatan laut.

Sejumlah pihak mendesak agar pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk menegakkan aturan yang berlaku.

Ramadhan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal persoalan ini dan mendorong adanya evaluasi terhadap penerbitan sertifikat yang dinilai bermasalah.

“Kami tidak ingin ada kebijakan yang merugikan masyarakat dan lingkungan. Semua harus sesuai aturan dan dilakukan secara transparan,” pungkasnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 April 2026 23:09
Musda Digelar Juni, Empat Kader PD Diusulkan Maju
Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda ...
Parlemen30 April 2026 21:16
DPRD Sulsel Tutup Masa Sidang II, Sekprov: Orang Sabar Disayang Tuhan
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang II Tahun 2025–2026 dengan menyampai...
Metro30 April 2026 21:05
Program SEHATI Hadir di SMA 17 Makassar, Dorong Deteksi Dini Perilaku Berisiko Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Program SEHATI ...
Metro30 April 2026 21:01
Dorong Profesionalisme Jurnalist Pemkot Makassar Fasilitasi Wartawan Ikut UKW
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik deng...