Pemkot Makassar

Pemkot Makassar, Kemenkes, dan PDAM Bahas Kebutuhan Air Bersih RS Mata Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 30 April 2026 20:42

Pemkot Makassar, Kemenkes, dan PDAM Bahas Kebutuhan Air Bersih RS Mata Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri rapat koordinasi bersama Kementerian Kesehatan RI dan Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar guna membahas pemenuhan kebutuhan air bersih bagi Rumah Sakit (RS) Mata Makassar di kawasan Tallasa City, Rabu (29/4/2026).

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Jalan Ratulangi, tersebut menyoroti pentingnya ketersediaan air bersih sebagai salah satu penunjang utama operasional layanan kesehatan.

Dalam pemaparannya, pihak Kementerian Kesehatan melalui manajemen RS Mata Makassar menyebutkan bahwa kebutuhan air bersih rumah sakit mencapai 20 hingga 30 meter kubik per hari, atau setara dengan 20.000–30.000 liter, termasuk cadangan untuk mengantisipasi gangguan pasokan.

Air bersih tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan vital, mulai dari pelayanan pasien di ruang rawat inap dan sanitasi, pelayanan medis di ruang operasi dan instalasi gawat darurat, hingga kebutuhan penunjang seperti laundry, dapur, dan sterilisasi alat kesehatan.

Namun sejak Januari 2026, sumber air utama rumah sakit dari sumur dalam tidak lagi dapat dimanfaatkan akibat kerusakan pompa yang dipicu tingginya kandungan kapur.

Kondisi ini membuat pihak rumah sakit harus bergantung pada suplai air dari pihak ketiga dengan biaya mencapai sekitar Rp1,9 juta per hari untuk kebutuhan sekitar 30.000 liter.

Di sisi lain, jaringan layanan PDAM Kota Makassar belum menjangkau kawasan Tallasa City secara optimal.

Meskipun terdapat dua potensi titik sumber air, yakni dari arah Jalan Perintis Kemerdekaan dan kawasan permukiman di belakang rumah sakit, proses uji tekanan air (test pressure) belum dapat dilakukan akibat keterbatasan anggaran.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa keberadaan RS Mata Makassar merupakan bagian dari perjuangan panjang berbagai pihak, termasuk saat dirinya masih menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014–2024.

“Rumah sakit ini lahir dari proses panjang dan aspirasi banyak pihak. Karena itu, menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan seluruh kebutuhan dasarnya, termasuk air bersih, dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi antara Pemerintah Kota Makassar, Kementerian Kesehatan, dan PDAM Kota Makassar dalam menghadirkan solusi berkelanjutan guna mendukung pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Rapat tersebut turut dihadiri jajaran manajemen PDAM Kota Makassar, di antaranya Direktur Keuangan Andi Syahrum Makkuradde dan Dewan Pengawas Wirda Fauzah Madjid, serta pejabat struktural lainnya.

Sementara dari pihak RS Mata Makassar hadir Direktur Utama dr. dr. A. Tenrisanna Devi Indira bersama jajaran manajemen. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Agustus 2026 20:37
14 Tim Bersaing di Babak Penyisihan Haflah Tilawah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Pangkep
PANGKEP, Trotoar.id — Sebanyak 14 tim unjuk kemampuan dalam babak penyisihan Cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional...
Daerah27 Agustus 2026 19:31
Jejak JICA 30 Tahun di Barru, Dari Air Bersih hingga Peluang Kerja ke Jepang
BARRU, Trotoar.id — Jejak kerja sama Kabupaten Barru dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) kembali terungkap setelah sejumlah alumni ...
Metro27 Agustus 2026 18:34
Buka Citra Beauty Fair 2026, Aliyah Mustika Ilham Dorong Industri Kecantikan dan Ekonomi Lokal
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membuka secara resmi Citra Beauty Fair 2026, Rabu (26/8/2026). Ajang yang digel...
Daerah27 Agustus 2026 16:31
Wamendagri Bima Arya Belanja di Stan Sidrap, Produk Lokal Curi Perhatian di AOE 2026
TANGERANG, Trotoar.id — Stan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi salah satu titik yang menarik perhatian dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 (AO...