Eksekusi Lahan

Ricuh Eksekusi Lahan di Makassar, Massa Lempari Juru Sita dan Blokade Jalan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 13 Februari 2025 11:05

Ricuh Eksekusi Lahan di Makassar, Massa Lempari Juru Sita dan Blokade Jalan

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Eksekusi lahan di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berlangsung ricuh.

Massa yang menolak eksekusi melempari tim juru sita dari Pengadilan Negeri (PN) Makassar serta aparat keamanan yang mengawal proses tersebut.

Selain itu, massa juga melakukan blokade jalan sebagai bentuk protes terhadap eksekusi yang dilakukan oleh juru sita.

Dari pantauan di lokasi, massa yang mayoritas merupakan keluarga pihak yang kalah dalam sengketa kepemilikan lahan mulai berkumpul sejak pagi.

Baca Juga  Habib Bahar Titip Pesan Permintaan Maaf kepada Seluruh Umat Islam, Kecuali Pejabat Zalim dan Pembunuh 6 Laskar FPI

Mereka membentangkan spanduk, meneriakkan tuntutan, dan melakukan aksi perlawanan.

Ketika tim juru sita bersama aparat TNI-Polri tiba untuk mengeksekusi lahan, situasi semakin memanas hingga berujung pada aksi pelemparan batu.

Aparat kepolisian yang berada di lokasi segera bertindak untuk mengendalikan situasi. Polisi mencoba melakukan negosiasi dengan massa untuk meredam ketegangan.

Baca Juga  Melawan Saat Diamankan, Raja Begal Tewas di Tembak Polisi

“Kami sudah mencoba melakukan mediasi, dan akhirnya warga yang lahannya dieksekusi diizinkan masuk untuk mengambil barang-barang mereka,” ujar Kabag OPS Polrestabes Makassar, AKBP Darminto.

Untuk menghindari kemacetan akibat blokade jalan, kepolisian juga mengalihkan arus lalu lintas dari Jalan AP Pettarani menuju Jalan Sultan Alauddin.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa eksekusi ini dilakukan berdasarkan putusan hukum yang telah berkekuatan tetap.

Baca Juga  Catut Institusi Polri Soal Peredaran Narkotika, Dirkrimsus dan Propam di Desak Usut Pernyataan RTQ

Meski demikian, perlawanan dari massa tetap terjadi hingga aparat terpaksa meningkatkan pengamanan guna mencegah bentrokan lebih lanjut.

Setelah dilakukan negosiasi, sebagian besar warga akhirnya meninggalkan lokasi, meski masih ada kelompok kecil yang bertahan.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di sekitar lokasi berangsur kondusif, dan belum ada laporan mengenai korban luka akibat insiden tersebut.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...