Takalar, Trotoar.id — Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Ridwan Andi Wittiri, SH (ARW), melakukan kunjungan kerja ke Desa Popo, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, pada Selasa (10/6/2025).
Kunjungan ini disambut hangat oleh masyarakat setempat dan pemerintah daerah, serta turut dihadiri langsung oleh Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Dg. Manye, MM.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen ARW dalam menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya di wilayah pesisir.
Baca Juga :
Sosok Ibu Irma, yang dikenal sebagai “anak pesisir”, menjadi tuan rumah dalam kunjungan tersebut dan menyambut penuh antusias kehadiran kembali ARW di Desa Popo pasca-terpilih kembali sebagai anggota DPR RI.
Dalam sambutannya, Bupati Takalar menyampaikan apresiasi atas konsistensi Ridwan Andi Wittiri yang terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat masa kampanye, tetapi juga setelah terpilih kembali sebagai wakil rakyat.
“Kunjungan ini menunjukkan bahwa Pak ARW adalah anggota DPR yang bisa dipercaya dan selalu konsisten bersama rakyat,” tegas Bupati Firdaus.
Ia juga menyoroti pentingnya perhatian khusus bagi wilayah pesisir dan berharap agar ARW dapat memperjuangkan program-program strategis di tingkat nasional untuk mendukung pembangunan masyarakat pesisir Kabupaten Takalar.
Menanggapi hal tersebut, Ridwan Andi Wittiri menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan kepercayaan masyarakat Takalar.
Ia menegaskan bahwa kunjungan ini adalah bagian dari tanggung jawab konstitusional sebagai wakil rakyat di Senayan.
“Ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi komitmen saya untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi langsung dari warga, dan memperjuangkannya di parlemen,” ujar ARW.
Kunjungan kerja ini menjadi simbol penguatan hubungan antara wakil rakyat dan konstituennya, serta bentuk praktik nyata dari demokrasi partisipatif.
ARW juga menegaskan akan terus mendorong program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi berbasis wilayah pesisir.



Komentar